EmitenNews.com - Indonesia Prima Property (OMRE) bakal menerbitkan right issue maksimal Rp600 miliar. Itu dengan melepas 1.200.211.000 helai alias 1,2 miliar eksemplar pada harga pelaksanaan Rp500 per saham. Pengeluaran saham baru seri B setara 40,75 persen dari jumlah saham ditempatkan, dan disetor penuh perseroan dibalut nominal Rp200 per unit.


Right issue menyasar pemegang saham tercatat pada 27 Desember 2022. Setiap pemilik 5.000 saham lawas akan memperoleh 3.439 hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Setiap satu HMETD dapat digunakan untuk membeli satu saham baru sesuaide harga pelaksanaan. 


Sesuai pernyataan pada 8 November 2022, First Pacific Capital Group Limited sebagai pemegang saham perseroan dengan kepemilikan 78,24 persen, akan mengeksekusi sebagian haknya senilai Rp70 miliar atau 140 juta lembar dengan pembayaran pelaksanaan dalam bentuk tunai.  


Sedang PT Manning Development pemegang saham dengan kepemilikan 4,40 persen akan mengambil bagian haknya yaitu 52,86 juta lembar senilai Rp26,43 miliar. Sebagai pembeli siaga, Manning Development akan mengambil bagian dari HMETD tidak diambil pemegang saham lain senilai maksimum Rp503,67 miliar atau 1 miliar lembar. 


Jadi, jumlah seluruh saham baru yang akan diambil Manning Development, baik hasil pelaksanaan haknya maupun sebagai pembeli siaga, maksimum 1.060.211.000 saham seri B senilai Rp530 miliar. Itu dilakukan dengan mengonversi sebagian utang perseroan kepada Manning Development. Total utang perseroan per 30 Juni 2022 sebesar Rp577,58 miliar.  


Kalau pemegang saham tidak melaksanakan HMETD menjadi haknya akan terkena dilusi kepemilikan maksimum 40,75 persen setelah right issue. Dana hasil right issue untuk penyelesaian utang perseroan kepada PT Manning Development Rp577,58 miliar. Yaitu penyetoran selain tunai dengan mengonversi utang perseroan kepada PT Manning Development per 30 Juni 2022 sejumlah Rp577,58 miliar. Kalau ada sisa dana tunai untuk modal kerja perseroan. 


Jadwal right issue Indonesia Prima Property sebagai berikut. Tanggal efektif 5 Desember 2022. Cum right pasar reguler dan negosiasi pada 23 Desember 2022. Cum right pasar tunai pada 26 Desember 2022. Ex right pasar reguler dan negosiasi pada 26 Desember 2022. Ex right pasar tunai pada 27 Desember 2022. Pemegang saham berhak atas right issue pada 27 Desember 2022. 


Tanggal distribusi pada 28 Desember 2022. Pencatatan di BEI pada 29 Desember 2022. Periode perdagangan pada 29 Desember 2022 sampai 5 Januari 2023. Periode pelaksanaan mulai pendaftaran, pemesanan, dan pembayaran pada 29 Desember 2022 sampai 5 Januari 2023. Penyerahan saham baru hasil right issue pada 3-11 Januari 2023. Tanggal terakhir pembayaran pemesanan pembelian saham tambahan pada 12 Januari 2023. 


Tanggal penjatahan pemesanan pembelian saham tambahan pada 13 Januari 2023. Pendistribusian saham tambahan pada 16 Januari 2023. Pembayaran penuh oleh pembeli siaga pada 16 Januari 2023. Pengembalian uang pesanan pembelian saham tambahan tidak terpenuhi pada 16 Januari 2023. (*)