Investor Masih Mencermati Perkiraan Inflasi dan Respon The Fed
EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Kamis 9 Juni 2022 ditutup melemah 0,15% ke level 7.182. Saham sektor energi membukukan kenaikan penguatan terbesar, sedangkan saham sektor transportasi mengalami koreksi terbesar. Investor asing net buy Rp1,038 triliun.
Pada perdagangan hari ini Waterfront Sekuritas memprediksi IHSG akan bergerak di kisaran support 7.150/7.120 dan resistance 7.270/7.290. Saham yang diunggulkan adalah BMRI, BBCA, BBRI, ARTO, BBYB, ADMR, ISAT, TINS, INCO, dan PTBA.
Semalam indeks di bursa Wall Street ditutup melemah menjelang dirilisnya data inflasi bulan Mei pada hari ini serta kekhawatiran akan potensi perlambatan ekonomi AS.
"Investor akan mencermati data inflasi apakah akan berlanjut mengalami penurunan atau justru kembali naik. Jika inflasi kembali meningkat, maka The Fed akan melanjutkan kenaikan suku bunganya dengan agresif," kata analis Waterfront, Ratna Lim.
Untuk diketahui The Fed dijadwalkan akan melakukan pertemuan pada pekan depan, yang diperkirakan akan menaikkan suku bunga sebesar 0,5%.
Menambah sentimen negatif, hasil pertemuan ECB kemarin antara lain ECB mengkonfirmasi akan menaikkan suku bunga pada bulan Juli dan potensi menaikkan lagi pada September. ECB juga menaikkan proyeksi inflasinya untuk tahun 2022 dari 5,1% menjadi 6,8%. ECB juga menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi area euro pada tahun ini menjadi 2,8% dari proyeksi sebelumnya 3,7%.(fj)
Related News
IHSG Ambruk 218 Poin! Sepuluh Sektor Rontok, Energi Bertahan Sendirian
IHSG Sesi I Terguncang ke 8.100 Imbas Perang, Cek Saham Minyak & Emas!
Edukasi Aset Digital, PINT Sponsori Acara ARKI Gathering 2026
Perang Goyang IHSG, Bos BEI Ingatkan Investor
Kadin Minta Presiden Batalkan Impor Mobil Dari India
Bahlil: Perjanjian Dagang Dengan AS Tidak Tambah Kuota Impor Energi





