Jalani Pemeriksaan Selama 9 Jam, Nadiem Bilang Alhamdulillah Lancar
:
0
Nadiem Makarim di gedung KPK, Kamis (7/8/2025). Dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Nadem Makarim memenuhi panggilan pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (7/8/2025). Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2101-2024) itu, mengucap syukur telah memberikan keterangan kepada penyidik KPK selama sekitar 9 jam dengan lancar.
“Alhamdulillah lancar. Saya bisa memberikan keterangan,” ujar Nadiem Makarim kepada pers, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis.
Nadiem Makarim didampingi tim pengacaranya di antaranya Hotman Paris Hutapea, tiba pada pukul 09.19 WIB, dan keluar meninggalkan Gedung Merah Putih KPK pukul 18.44 WIB. Diperiksa selama jam, ia mengapresiasi KPK karena mengizinkannya memberikan keterangan terkait pengadaan Google Cloud di Kemendikbudristek.
“Sekarang permisi dulu. Saya mau kembali ke keluarga. Terima kasih sekali lagi kepada rekan-rekan media,” katanya.
KPK mengungkapkan sedang menyelidiki dugaan korupsi terkait Google Cloud di Kemendikbudristek. Kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
Sejumlah pihak sudah dimintai keterangan oleh lembaga antirasuah terkait kasus Google Cloud itu. Di antaranya, mantan Staf Khusus Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Fiona Handayani, pada 30 Juli 2025.
Kemudian mantan Komisaris GoTo Andre Soelistyo dan mantan Direktur GoTo Melissa Siska Juminto pada 5 Agustus 2025.
KPK menegaskan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait Google Cloud di Kemendikbudristek itu berbeda dengan kasus Chromebook yang sedang ditangani Kejaksaan Agung.
Di luar itu, KPK mengaku sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan korupsi dalam pengadaan kuota internet gratis di Kemendikbudristek. Penyelidikan tersebut berkaitan dengan perkara Google Cloud.
Kejaksaan Agung sedang mengusut kasus korupsi dalam program digitalisasi pendidikan di Kemendikbudristek tahun 2019-2022 terkait pengadaan Chromebook.
Related News
Warga Penuhi SPBU Antre BBM Usai Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Palu
Temui PM Wong, Pramono Buka Ruang Investasi Singapura di Jakarta
Bahlil Sebut Rp22,4T Anggaran ESDM 2027 untuk Rakyat, Ini Prioritasnya
Global Bond Perdana Diborong AS, Danantara Pede Bidik Tenor 30 Tahun
BUMN Perkebunan Ini Belajar Ternak Ayam Untuk Pasok MBG
Terjadi Jual Beli Audit BPK, ICW Beberkan Bukti Sejak Kasus Achsanul





