EmitenNews.com—PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI) mengantongi izin right issue maksimal 1,4 miliar lembar dengan nominal Rp100 per saham. Harga pelaksanaan rights issue, dan jumlah saham final akan ditetapkan kemudian.


Keputusan itu, telah ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Jumat, 9 September 2022. Perseroan berencana menggunakan dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya emisi untuk menambah modal kerja. Secara umum pelaksanaan right issue akan memberikan dampak secara langsung terhadap struktur permodalan dan likuiditas saham perseroan. 


Perseroan memperkirakan rencana right issue akan mempengaruhi kondisi keuangan perseroan secara positif. Setelah pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan HMETD, pemegang saham perseroan yang tidak mengeksekusi haknya, persentase kepemilikan saham dalam perseroan akan terdilusi maksimal 47,83 persen.


Setelah mendapat persetujuan aksi korporasi penambahan modal itu dari pemegang saham. Terpantau berdasarkan data perubahan kepemilikan saham WTWI yang dilaporkan kepada BEI, Jumat 7 Oktober 2022, PT. Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) sebagai pengendali telah mengakumulasi kepemilikan sahamnya di MTWI sebanyak 241.938.250 lembar.


Transaksi saham sebanyak itu terjadi dalam dua kali transaksi pada 2 Agustus sebanyak 74.181.467 lembar di harga Rp154 dan pada 2 September 2022 sebanyak 167.756.783 lembar di harga Rp153.


Berkat transaksi itu dominasi BPFI atas kepemilikan saham MTWI semakin kokoh di 82,98 persen setara 1.266.139.508 lembar saham atau bertumbuh 15,86 persen dari sebelumnya yang hanya 67,86 persen setara 1.024.201.258 lembar.


Iis Syarifuddin Corporate Secretary Malacca Trust Wuwungan Insurance (MTWI) mengatakan aksi akumulasi itu memiliki status kepemilikan langsung bertujuan meningkatkan performa keuangan perseroan.