IDXINDUST

 0.00%

IDXINFRA

 0.00%

IDXCYCLIC

 0.00%

MNC36

 0.00%

IDXSMC-LIQ

 0.00%

IDXHEALTH

 0.00%

IDXTRANS

 0.00%

IDXENERGY

 0.00%

IDXMESBUMN

 0.00%

IDXQ30

 0.00%

IDXFINANCE

 0.00%

I-GRADE

 0.00%

INFOBANK15

 0.00%

COMPOSITE

 0.00%

IDXTECHNO

 0.00%

IDXV30

 0.00%

IDXNONCYC

 0.00%

Investor33

 0.00%

IDXSMC-COM

 0.00%

IDXBASIC

 0.00%

IDXESGL

 0.00%

DBX

 0.00%

IDX30

 0.00%

IDXG30

 0.00%

KOMPAS100

 0.00%

PEFINDO25

 0.00%

BISNIS-27

 0.00%

ISSI

 0.00%

MBX

 0.00%

IDXPROPERT

 0.00%

LQ45

 0.00%

IDXBUMN20

 0.00%

IDXHIDIV20

 0.00%

JII

 0.00%

IDX80

 0.00%

JII70

 0.00%

SRI-KEHATI

 0.00%

SMinfra18

 0.00%

Jual Saham Cashlez (CASH) Miliaran Rupiah, Kepemilikan Sumitomo Tersisa 6,60 Persen

27/09/2021, 21:49 WIB

Jual Saham Cashlez (CASH) Miliaran Rupiah, Kepemilikan Sumitomo Tersisa 6,60 Persen

EmitenNews.com - Sumitomo Corporation melepas saham Cashlez Worldwide Indonesia (CASH) Rp2,49 miliar. Transaksi dilakukan secara bertahap. Meliputi periode 13,17, 20, dan 21 September 2021. 


Penjualan dilakukan pada harga tidak seragam. Mulai dari harga terendah yaitu Rp142 per lembar hingga banderol harga tertinggi di kisaran Rp182 per saham. Hasil penjualan Rp2,49 miliar itu, didapat dengan harga rata-rata di kissarna Rp170 per saham.


Nah, kalau ditelisik lebih cermat, Sumitomo menjual saham Cashlez, ada dua termin. Pada tahap pertama antara 13-17 September 2021, melepas 5,70 juta lembar. Dengan banderol harga tertinggi di kisaran Rp166 per saham, Sumitomo mengantongi dana segar Rp94,7 juta. 


Lalu, lanjut menjual lagi pada periode 20-21 September 2021 sebanyak 9 juta lembar. Dengan penjualan pada harga paling tinggi di kisaran Rp182 per saham, Sumitomo akan mengantongi dana taktis Rp1,63 miliar. 


Menyusul transaksi itu, kepemilikan saham Sumitomo pada Cashlez menjadi 94,44 juta lembar atau 6,60 persen dari sebelumnya 103,44 juta atau 7,23 persen. ”Tujuan transaksi untuk keuntungan modal,” tutur Suwandi, Presiden Direktur Cashlez Worldwide Indonesia, kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/9). (*)



Author: J S