Kabar Baik bagi Pelaku UMKM Orientasi Ekspor, BI Tingkatkan Akses Terhadap Pembiayaan
:
0
Ilustrasi Bank Indonesia. dok. Republika.
EmitenNews.com - Kabar baik bagi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Bank Indonesia (BI) berupaya meningkatkan akses UMKM berorientasi ekspor terhadap pembiayaan. Dengan begitu, dapat memperluas kontribusi UMKM terhadap ekspor.
"Program kami untuk meningkatkan kontribusi UMKM terhadap ekspor. Kami memiliki program pengembangan UMKM yang berorientasi ekspor untuk mengakses pembiayaan," kata Direktur Eksekutif Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia Yunita Resmi Sari dalam Indonesia Development Talk di Jakarta, Selasa (29/8/2023).
Saat ini ada lebih 65 juta UMKM, namun kontribusinya terhadap ekspor hanya sebesar 14,7 persen, dan pertumbuhannya sangat terbatas. Karena itu, perlu ada strategi dan upaya bersama serta sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk memacu UMKM masuk pasar ekspor.
BI mendorong bank mengalokasikan kredit atau pembiayaan kepada UMKM. BI juga memiliki program pembiayaan multichannel financing (Mcf), pembiayaan melalui rantai nilai usaha yang terhubung dengan korporasi atau agregator.
BI juga memberikan dukungan terhadap UMKM, baik pada sisi penawaran maupun permintaan. Di sisi penawaran, BI memberikan insentif berupa pelonggaran kewajiban pemenuhan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah yang wajib dipenuhi secara rata-rata hingga satu persen bagi bank yang melakukan penyediaan dana untuk kegiatan ekonomi tertentu dan inklusif.
Related News
Transaksi Karbon Masih Lesu, OJK Bidik Kontribusi Voluntary Market
OJK Bidik Himpun Dana Rp250T di Pasar Modal, 5 Perusahaan Minat IPO
BEI Terapkan Intraday Short Selling Bertahap, Cek Dua AB Berlisensi
BEI Terapkan Intraday Short Selling (IDSS), Telisik Mekanismenya
Bos BEI Ungkap Ada 2 Sekuritas Lagi yang Berminat Adopsi Short Selling
Hari Pertama Short Selling, Baru 1 dari 5 Saham Aktif Ditransaksikan





