Kalahkan LaNyalla Mattalitti, Ahmad Nawardi Posisi Teratas DPD Jatim
Ahmad Nawardi. dok. Liputan6.
EmitenNews.com - Ahmad Nawardi kembali mendapat kepercayaan tinggi dari warga Jawa Timur. Senator inkumben daerah pemilihan Jatim ini, diprediksi kembali terpilih sebagai anggota DPD RI (2024-2029), dengan meraih 3.201.867 suara dalam pemilu 2024. Ia mengalahkan inkumben lainnya, Ketua DPD 2019-2024 LaNyalla Mattalitti yang meraih 3.030.865 suara, di posisi kedua.
Informasi yang dikumpulkan Kamis (7/3/2024), menyebutkan, untuk pemilu kali ini, selain dua petahana, Ahmad Nawardi dan LaNyalla Mattalitti, kemungkinan dua kursi senator asal Jatim lainnya, diisi dua pendatang baru di urutan 3, dan 4.
Mereka, posisi ketiga Lia Istifhama. Keponakan Gubernur Jatim 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa ini, meraih 2.688.401 suara. Di bawahnya, urutan ke-empat, Kondang Kusumaning Ayu dengan perolehan 2.479.059 suara.
Penting dicatat, perolehan suara itu belum bersifat final. Sebab, pleno rekapitulasi KPU Jatim baru akan diumumkan Jumat (8/3/2024).
Menurut Ketua KPU Jatim Aang Kunaefi, proses rekapitulasi tingkat KPU Jatim masih terus berlangsung. Saat ini sudah ada 31 kabupaten/kota Jatim yang sudah menyelesaikan pleno rekapitulasi.
"Masih ada 7 kabupaten/kota yang belum selesai. Salah satunya Surabaya. Rencananya, malam ini KPU Surabaya berjanji akan menyelesaikan rekapitulasinya," kata Aang Kunaefi, di Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis (7/3/2024).
Daerah lain yang belum menyelesaikan rekapitulasi ialah KPU Bangkalan, KPU Pamekasan, KPU Sumenep, KPU Sampang, KPU Jember, dan KPU Lumajang.
Kepada caleg yang terpilih kelak, kita harapkan dapat bertugas dengan tetap menjaga amanah rakyat. ***
Related News
Meski Harga Minyak Dunia Melonjak, Harga BBM Subsidi Takkan Naik
Pemerintah Minta Aplikator Transparan Soal BHR Bagi Driver dan Kurir
Menaker: THR Harus Dibayar Penuh, Tak Boleh Dicicil
Jalan Nasib Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Jadi Tersangka Korupsi, Putri Pedangdut A. Rafiq Ini Mengaku Bingung
La Nina Berlalu, BMKG Ingatkan Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal





