Kapok Rugi! Laba Bank Banten (BEKS) Kuartal I-2024 Menanjak 107 Persen
KOMIT - Direksi Bank Banten foto bareng di sela-sela pelaksanaan RUPS Luar Biasa perseroan belum lama ini. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Pembangunan Daerah Banten (BEKS) sepanjang kuartal pertama 2024 menoreh kinerja positif. Itu ditunjukkan meraup laba bersih Rp2,06 miliar. Meroket 107 persen dari episode sama tahun lalu dengan koleksi rugi Rp28,65 miliar. Efeknya, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp0,05 dari minus Rp0,65.
Pendapatan bunga Rp115,16 miliar, surplus 5,48 persen dari edisi sama tahun lalu Rp109,17 miliar. Beban bunga Rp76,54 miliar, bengkak dari sebelumnya Rp64,33 miliar. Pendapatan bunga bersih Rp38,61 miliar, turun tipis dari sebelumnya Rp44,84 miliar. Pendapatan administrasi Rp8,23 miliar, turun tipis dari Rp8,68 miliar.
Keuntungan perubahan nilai wajar atas aset keuangan yang diukur pada nilai wajar pada laporan laba rugi bersih menjadi nihil dari Rp246 juta. Penjualan efek nihil dari sebelumnya Rp124 juta. Lain-lain bersih Rp2,96 miliar, merosot dari sebelumnya Rp5,12 miliar. Jumlah pendapatan operasional Rp49,81 miliar, turun dari Rp59,02 miliar.
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan Rp35,52 miliar, melambung signifikan dari sebelumnya hanya Rp79 juta. Beban umum dan administrasi Rp29,55 miliar, mengalami penyusutan dari Rp66,41 miliar. Beban tenaga kerja dan tunjangan Rp28,87 miliar, susut dari Rp30,17 miliar.
Laba operasional bersih Rp26,91 miliar, berbalik dari tekor Rp37,47 miliar. Beban operasional bersih Rp18,12 miliar, drop dari laba Rp124 juta. Laba sebelum pajak penghasilan Rp8,78 miliar, melejit 123 persen dari minus Rp37,35 miliar. Pajak tangguhan Rp6,72 miliar, drop dari surplus Rp8,70 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp1,66 triliun, naik tipis dari akhir tahun lalu Rp1,66 triliun. Total ekuitas tercatat Rp5,43 triliun, bengkak tipis dari posisi akhir 2023 sebesar Rp5,13 triliun. Jumlah aset tercatat senilai Rp7,10 triliun, menanjak dari periode akhir tahun sebelumnya Rp6,80 triliun. (*)
Related News
Laba Naik, Pendapatan 2025 Emiten Alkes (OMED) Tembus Rp2,06 Triliun
Investasi Perdana, Bos BRMS Timbun 1,35 Juta Saham Senilai Rp1,03M
MedcoEnergi Pastikan Bayar Obligasi Rp150 Miliar, Dana Sudah Disiapkan
Garuda Indonesia (GIAA) Masih Catat Rugi di Sepanjang 2025
Ditopang Grup AMRT Cs, Laba BLOG Melaju 29,1 Persen Meski EPS Tergerus
Melonjak 36 Persen, Laba Grup Djarum (SUPR) Sentuh Rp1,32 Triliun





