Kasus Dugaan Penipuan Tiket Konser Coldplay, Polri Panggil Penyelenggara
:
0
Aksi vokalis band Coldplay, Chris Martin saat konser tur Eropa pertama mereka di arena adu banteng Las Ventas di Madrid, Spanyol pada 26 Oktober 2011. (AP Photo/Paul White). Liputan6.
EmitenNews.com - Para penipu yang memanfaatkan antusiasme masyarakat atas konser Coldplay akan berhadapan dengan pihak kepolisian. Polri akan memanggil pihak penyelenggara konser band asal Inggris itu, untuk kepentingan klarifikasi viralnya kasus penipuan tiket konser di media sosial. Antrean pembelian tiket Coldplay seharga Rp11 juta dalam 6 menit sudah ludes.
Direktur Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Brigjen Adi Vivid menjelaskan, pemanggilan diperlukan untuk mendukung pengungkapan dugaan penipuan konser. Penyelenggara, lanjutnya, akan diklarifikasi terkait skema penjualan tiket tersebut.
"Kami juga akan mengundang penyedia jasa penjualan tiket resmi untuk mendapatkan keterangan dalam mendukung pengungkapan dugaan penipuan tiket online," kata Brigjen Pol. Adi Vivid, Kamis (18/5/2023).
Pihak kepolisian menemukan adanya dugaan penipuan penjualan tiket Coldplay. Pemanggilan yang dilakukan bagian dari upaya menyelidiki temuan tersebut. Adi mengungkapkan, pihaknya mendengar dan menemukan adanya dugaan penipuan penjualan tiket online Coldplay melalui hasil patroli siber.
"Atas temuan tersebut kami sedang melakukan penyelidikan untuk mendalami dugaan penipuan yang terjadi," imbuhnya.
Related News
Pertamina Tak Rilis Kendaraan Yang Dilarang Pakai Pertalite 1 Juni
Seluruh Jamaah Haji Sudah Masuk Saudi, Layanan Diarahkan ke Armuzna
Prabowo Bertekad Akan Lakukan Apa Pun untuk Stop Kebocoran SDA
Berangsur Pulih, PLN Ungkap Penyebab Blackout di Wilayah Sumatera
Presiden Dengar Masukan Tokoh Ekonomi Pengalaman Hadapi Krisis 2008
Pos Properti Indonesia Justru Tancap Gas saat Industri Lesu





