Kasus Ratusan Mahasiswa IPB Terjerat Penipuan Pinjol, Terdakwa Butet Jalani Persidangan
:
0
Siti Aisyah Nasution, alias Butet, terdakwa kasus penipuan pinjol seratusan mahasiswa IPB jalani sidang. dok. Kompas.
EmitenNews.com - Masih ingat keterlibatan 116 mahasiswa IPB University dalam kasus penipuan pinjaman online. Sang terdakwa, Siti Aisyah Nasution, alias Butet, kini duduk di kursi pesakitan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Perempuan 29 tahun itu didakwa melakukan penipuan dan penggelapan uang dari sekitar 116 orang mahasiswa IPB. Siti disebut melakukan tipu daya dengan memanfaatkan sejumlah aplikasi pinjaman online atau pinjol.
"Terdakwa Siti Aisyah Nasution alias Butet dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan," ucap jaksa penuntut umum saat membacakan surat dakwaannya di Pengadilan Negeri (PN) Cibinong, Selasa (24/1/2023).
Siti Aisyah Nasution didakwa dengan Pasal 372 KUHP dan Pasal 378 KUHP. Berikut bunyi masing-masing pasal tersebut:
Pasal 372 KUHP: Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan diancam karena penggelapan, dengan pidana penjara paling lama empat tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah.
Pasal 378 KUHP: Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang rnaupun menghapuskan piutang diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama empat tahun.
Related News
Imbas Tensi Timur Tengah, Rupiah Melemah Bersama Uang Regional
Emas Global Tertekan Minyak, Harga Antam Ikut Merosot
Tertekan Kinerja Tesla-Meta, Kontrak Berjangka Saham AS Melemah
Harga Minyak Melonjak Imbas Serangan Ladang Saudi
Sanksi Tegas! OJK Beber Praktik Manipulasi Saham DSSA, BREN, dan CUAN
Dari Istana, Presiden Umumkan Indonesia Tak Gentar Hadapi Tekanan MSCI





