Kasus Tewasnya Kacab Bank BUMN, Murahnya Nyawa Manusia
:
0
Polisi menetapkan 15 orang tersangka dalam kasus penculikan, dan pembunuhan MIP, kepala cabang sebuah bank BUMN. Dok. Tribunnews.
EmitenNews.com - Murahnya nyawa manusia. Termasuk nyawa MIP (37), kepala cabang sebuah bank BUMN. Ia menjadi korban penculikan, dan pembunuhan yang melibatkan anggota TNI, dengan biaya sekitar Rp100 juta. Dalam kasus ini, polisi sudah menetapkan 15 orang tersangka, dua di antaranya anggota TNI, yakni Serka N dan Kopda FH.
Polisi mengungkapkan, otak dari rencana jahat ini adalah seseorang berinisial C alias K, yang berencana memindahkan isi rekening dormant ke rekening penampung.
Untuk memuluskan rencananya, C melibatkan Serka N, yang bertugas mengatur orang-orang yang akan bertugas dalam operasi penculikan MIP, dan memaksanya memuluskan rencana pemindahan isi rekening.
Selanjutnya, Serka N menghubungi Kopda FH, kemudian bertemu JP. Serka N menugaskan Kopda FH untuk menjemput seseorang yang nantinya akan diberi imbalan.
"JP menjelaskan kepada Kopda F tentang pekerjaan yang akan dilakukan dan pekerjaan tersebut ada imbalannya," kata Komandan Polisi Militer Kodam Jaya, Kolonel CPM Donny Agus Priyanto saat konferensi pers, Selasa (16/9/2025).
Tersangka C, otak kasus ini menyiapkan uang Rp60 juta melalui tersangka DH, yang kemudian menyetorkan uang sebanyak itu kepada JP.
Pada 19 Agustus 2025, Kopda FH meminta operasional Rp5 juta. Uang diberikan oleh JP kepada Serka N.
Sehari kemudian, 20 Agustus 2025 tepat di hari eksekusi penculikan, JP kembali menyerahkan Rp95 juta tunai kepada Serka N di sebuah bank swasta di Jakarta Timur. Uang itu segera diteruskan ke Kopda FH di sebuah kafe di Rawamangun.
Setelah menerima uang itu, Kopda FH menghubungi EW agar segera ke kafe itu. Mengendarai Avansa putih, EW datang ke kafe bersama AT, JR, RA.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Wira Satya Triputra, dari Kopda FH, EW menerima Rp45 juta yang lalu dibagi-bagi ke rekan-rekannya. Masing-masing memperoleh Rp8 juta.
Related News
Pedagang Online Kena Pajak di Marketplace Mulai Juli, Menkeu Siap!
Buntut MinyaKita Berbau Solar, Bulog Jatuhkan Sanksi Tegas Untuk KMR
Lima Nyawa Melayang, Anggota DPR Minta Setop Latihan Militer SPPI
Menteri Purbaya akan Pertimbangkan Usul Penghapusan Pajak JHT dan THR
Anggota DPR Minta Tuntaskan Kasus Judol Hayam Wuruk, Cari Aktornya
Kabar Baik, MagangHub 2026 Siapkan Rp4,2 Triliun, Ayo Daftar!





