Kecerdasan Buatan Ancam Orisinalitas Karya Pelaku Ekonomi Kreatif, Ini Tanggapan Menkumham
:
0
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly. dok. Kemenkumham.
EmitenNews.com - Perlu regulasi untuk melindungi ekonomi kreatif dari kecerdasan buatan. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly mengatakan hal itu penting sebagai perlindungan para pelaku ekonomi kreatif dari kehadiran kecerdasan buatan atau artificial intelligence. Ini terkait orisinalitas karya dan hak cipta.
"Bagaimana pun harus ada antisipasi regulasi kalau sampai itu terjadi," kata Menteri Yasonna H. Laoly dalam Rapat Kerja Menkumham dengan Komisi III DPR di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (29/3/2023).
Yasonna sempat membahas perusahaan yang sedang mengembangkan kecerdasan buatan. Ia mengatakan bahwa isu yang menjadi sorotan perusahaan tersebut adalah isu kekayaan intelektual dan aspek moral.
"Google saja, kemarin, representatif di Asia Tenggara dan Pasifik, menyampaikan. Kami sedang bergumul dan sangat hati-hati tentang hal ini," ujar politikus PDI Perjuangan itu.
Yasonna juga meyakini bahwa Indonesia perlu menyiapkan regulasi guna mengantisipasi ancaman orisinalitas dan hak cipta yang menyerang para pelaku ekonomi kreatif. Apalagi itu menyangkut, misalnya, kekayaan intelektual kita.
Related News
MBG Sedot APBN Rp101,1 T, Belanja Pusat Melesat 29,4%
Momen Kemerdekaan, Bulog Kebagian Tugas Salurkan 997 Ribu Ton Beras
BPS Catat Wisman 1,39 Juta Kunjungan, Terbanyak Malaysia & Singapura
BINUS dan BCA Rilis Studi Kasus Transformasi Digital Halo BCA
Momentum Kemerdekaan, Bapanas Tugaskan Bulog Salurkan Bantuan Beras
Jadi Percontohan Rehabilitasi Mangrove, Begini Sambutan Otorita IKN





