Kemarin Anjlok, Hari ini IHSG Diramal Masih Dalam Tekanan
:
0
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sore hari kemarin (9/5) anjlok 4,41% atau -319,163 basis point ke level 6.909,751. Sementara investor asing mencatatkan penjualan bersih alias net sell Rp2,59 triliun diseluruh pasar.
Laju IHSG setelah mengalami tekanan sangat dalam kemarin, diperkirakan bakal bergerak pada range support di level 6711 dan resistance nya hanya ada di level 7002
Pasca libur panjang pergerakan IHSG merespon market global yang mengalami tekanan sepanjang jeda libur IHSG, pola gerak market masih terlihat memiliki potensi tertekan dalam jangka pendek namun mengingat saat ini kondisi masih berada di awal tahun dan secara ytd capital inflow masih tercatat cukup besar.
Maka momentum ini dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target investasi jangka menengah ke panjang yang tentunya fokus tetap kepada saham saham yang memiliki fundamental kuat, kata William Surya Wijaya CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, Selasa (10/5/2022).
Saham-saham pilihan masih jatuh pada emiten big caps seperti Indo Tambangraya Megah (ITMG), Tower Bersama Infrastructure (ITMG), Unilever Indonesia (UNVR), AKR Corporindo (AKRA), Alam Sutera Realty (ASRI), Solusi Bangun Indonesia (SMCB) dan Nippon Indosari Corpindo (ROTI)
Related News
Bobol Jembatan Kripto, Peretas Korut Kuras USD38 Juta Dalam 7 Jam
Wamenkomdigi Ingatkan Risiko AI di Sektor Keuangan dan Kesehatan
Top Losers Sepekan, MORA, ENRG, IFSH Kompak Ambles 29 Persen
Top Gainers Sepekan, Ada Eks Saham Gocap, MMIX hingga TMPO
IHSG Turun 7 Persen Sepekan, Market Cap Jebol ke Rp8.862 Triliun
Tuna dan Gurita RI Laris, Raup Rp522 Miliar di Conxemar 2026





