EmitenNews.com - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjalin kolaborasi untuk ingkatkan produksi gula nasional sekaligus mewujudkan swasembada.
"Intinya kita akan kerjasama untuk memastikan kebutuhan gula dalam negeri dapat kita penuhi. Karena itu kami undang juga dari ID Food, RNI, PTPN dan juga PIHC. Semua akan berkolaborasi bersama Kementan," ujar Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan pada Selasa (7/11),
Menurut Kartika gula merupakan kebutuhan strategis yang harus tersedia setiap saat. Oleh karena itu, BUMN saat ini tengah memastikan berapa jumlah petani yang nantinya berhak menerima pupuk subsidi.
"Sekarang ini hanya masalah data saja yang perlu kita pastikan. Jadi kita lagi berupaya mendapatkan update untuk memastikan semuanya," ucapnya.
Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman memastikan percepatan menuju swasembada gula terus dilakukan melalui perizinan investasi dan penerapan teknologi.
Terbaru, ungkap Amran, pemerintah telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Brasil untuk memperkuat teknologi mekanisasi.
"Sekarang ini fokus kita adalah gula dulu agar terpenuhi karena harganya sedang tinggi. Tapi manakala gula rendah baru kita bergerak ke etanol. Sementara untuk membangun pabrik gula, rencananya ID Food akan bergerak di wilayah kawasan dan investor bergerak di wilayah teknologi," ujar Amran.(*)
Related News
IHSG Bangkit! Ditutup Lompat 2,52 Persen ke Level 8.122
Biaya Transaksi Kurang Kompetitif Jadi Hambatan Utama Bursa Kripto RI
SBN Ritel Perdana 2026, Penawaran ORI029 Dibuka hingga 19 Februari
IHSG Rebound ke 8.047 di Sesi I (3/2), 10 dari 11 Sektor Mulai Bangkit
Perkuat Konektivitas Pembayaran Lintas Negara, BI Gabung Proyek Nexus
Wall Street Menyala, IHSG Kembali Koreksi





