EmitenNews.com—Selama sembilan bulan pertama tahun ini, PT Mark Dynamics Tbk (MARK) mencatatkan laba bersih hanya Rp217,59 miliar tergerus 21,20 persen, padahal di periode yang sama setahun sebelumnya masih meraih laba bersih Rp276,13 miliar.


Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi pada laman keterbukaan infromasi BEI, Jumat (28/10), penjualan bersih MARK per Kuartal III-2022 sebesar Rp736,07 miliar atau mengalami penurunan 11,54 persen dibanding periode yang sama di 2021 senilai Rp832,14 miliar.


Sehingga laba kotor MARK sudah sangat jelas terlihat menytusut jadi Rp371,97 miliar dibandingkan periode sma tahun sebelumnya Rp431,04 miliar.


Namun per Kuartal III-2022, MARK menanggung total beban usaha senilai Rp92,97 miliar membengkak dari sebelumnya hanya Rp63,38 miliar. Sehingga laba usaha Mark Dynamics (MARK) sudha jelas terjunke Rp278,99 miliar dari tahun sebelumnya yang terkumpul Rp367,65 miliar.


Selain itu, per Kuartal III-2022, GJTL mencatatkan beban keuangan per 30 September 2022 senilai Rp2,96 miliar. Adapun beban pajak penghasilan neto MARK tercatat senilai Rp61,21 miliar.


Per 30 September 2022, total liabilitas MARK turun menjadi Rp228,36 miliar dari Rp334,81 miliar pada 31 Desember 2021. Sedangkan, jumlah ekuitas hingga akhir Kuartal III-2022 senilai Rp771,26 miliar atau mengalami pertumbuhan dibanding per akhir Desember 2021 yang sebesar Rp743,64 miliar.


Sehingga total aset Mark Dynamics (MARK) yang terkumpul hingga 30 September 2022 senilai Rp999,63 miliar atau turun dari periode 31 Desember 2021 yang masih tercatat Rp1,07 triliun.