EmitenNews.com -Kinerja keuangan PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) selama tiga bulan pertama tahun ini tercatat mengalami rugi bersih Rp10,97 miliar, padahal di periode yang sama di 2022 masih bisa membukukan laba bersih senilai Rp355,67 juta.

 

Berdasarkan laporan keuangan TOPS yang dipublikasi BEI di Jakarta, Senin (29/5), pendapatan emiten yang dikendalikan PT Totalindo Investama Persada ini hanya senilai Rp135,37 miliar pada Kuartal I-2023 atau anjlok 34 persen (year-on-year).

 

Lalu, beban pokok pendapatan di Kuartal I-2023 tercatat sebesar Rp128,32 miliar atau menurun 29,1 persen (y-o-y). Sehingga, perusahaan yang sebesar 10,24 persen sahamnya di miliki Kejaksaan Agung cuma bisa meraih laba bruto Rp7,05 miliar atau ambles 71,74 persen (y-o-y).

 

Pada Kuartal I-2023, TOPS tercatat menderita rugi usaha sebesar Rp8,42 miliar, padahal di periode yang sama 2022 mencatatkan laba usaha Rp7,21 miliar. Rugi usaha tersebut terutama dipengaruhi oleh adanya beban usaha dan beban pajak final yang masing-masing sebesar Rp11,88 miliar dan Rp3,59 miliar.

 

Selama tiga bulan pertama tahun ini, emiten yang listing di BEI pada 16 Juni 2017 ini mencatatkan rugi sebelum pajak sebesar Rp10,97 miliar atau berbanding terbalik dengan Kuartal I-2022 yang membukukan laba sebelum pajak senilai Rp375,67 juta.