EmitenNews.com - PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) mencatat kinerja impresif pada kuartal I/2026 dengan mencatat laba bersih sebesar Rp237 miliar atau meningkat 74 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp137 miliar.

Hasil tersebut ditopang penjualan yang tumbuh 20 persen mencapai Rp506 miliar, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp421 miliar.

Sehingga meningkatkan laba kotor sebesar 51 persen menjadi Rp331 miliar dari sebelumnya sebesar Rp219 miliar. EBITDA juga menguat ke Rp335 miliar, naik 57 persen dari sebelumnya sebesar Rp214 miliar.

Seiring kinerja itu, DKFT mampu menekan beban pokok menjadi Rp175 miliar, atau turun 13 persen secara tahunan.

Mewakili direksI DKFT, Feni Silviani Budiman menyampaikan, produksi bijih nikel Perseroan tercatat sebesar 554 ribu ton dan penjualan 755 ribu ton. Penurunan volume operasional ini merupakan penyesuaian untuk mematuhi ketentuan RKAB yang baru guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

"Keberhasilan menjaga profitabilitas di tengah penyesuaian volume ini merupakan hasil dari strategi bauran pemasaran, dengan komposisi penjualan Limonit sebesar 58 persen dan Saprolit 42 persen," ujar Feni dalam kereeangan resmi, Kamis (30/4/2026).