Komisaris Baramulti (BSSR) Gi Ock Han Mundur, Diputuskan dalam RUPS
:
0
Ilustrasi aktivitas PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR). Dok. Baramulti Group.
EmitenNews.com - Komisaris PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR), Gi Ock Han mengundurkan diri. Perseroan telah menerima pengunduran diri Gi Ock Han yang diangkat kembali sebagai Komisaris BSSR dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 26 November 2024.
Dalam keterangan tertulisnya Selasa (11/3/2025), Corporate Secretary BSSR Bueno Jurnalis menuturkan bahwa perseroan telah menerima surat pengunduran diri Gi Ock Han pada tanggal 7 Maret 2025.
Permohonan pengunduran diri tersebut selanjutnya akan dibahas dan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan yang akan digelar sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku.
Informasi yang ada menyebutkan, Gi Ock Han diangkat kembali sebagai Komisaris BSSR dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada tanggal 26 November 2024.
Sebelumnya Baramulti Suksessarana menggelar Rapat Umum Para Pemegang Saham Luar Biasa pada 26 November 2024. Manajemen BSSR, Jumat (29/11/2024) menuturkan bahwa RUPSLB menyetujui menerima pengunduran diri Dini Rosdini selaku Komisaris Independen Perseroan, Agus Gurlaya Kartasasmita selaku Komisaris Independen Perseroan dan Daniel Suharya selaku Komisaris Perseroan.
RUPSLB juga memberhentikan dengan hormat Adikin Basirun selaku Direktur Independen terhitung sejak ditutupnya Rapat dan menyetujui mengangkat Adikin Basirun selaku Komisaris Perseroan, Prof. Dr. Ir. Irwandy Arif, M.Sc dan RR. Assistia Semiawan selaku Komisaris Independen Perseroan serta Fareza Deshandi selaku Direktur Perseroan. ***
Related News
Pefindo Tetapkan Rating Terbaru Waskita Karya (WSKT) idB/CreditWatch
Bank Bali Salurkan Kredit UMKM Rp14,15 Triliun, Tumbuh 14 Persen
Samir Salurkan Pembiayaan Rp3T pada 5,3 Juta Akun, Tumbuh 63 Persen
Ekspor Produk Perikanan Indonesia Capai USD3 Miliar, Pasar 152 Negara
Prudential Indonesia Bukukan Pendapatan Rp12,2T, Naik 25 Persen
Target Pertamina Semua Produk Gasoline Berbasis Etanol dalam 1-2 Tahun





