EmitenNews.com—PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mencatat kredit yang diberikan tumbuh 3,3 persen secara tahunan menjadi Rp149,41 triliun pada tahun 2022.
Pada sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) melorot 5,8 persen menjadi Rp227 triliun.
Akibatnya, aset BNGA menyusut 1,2 persen menjadi Rp306,75 triliun.
Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emiten bank yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (17/2/2023).
Menariknya, BNGA meraup laba bersih sebesar Rp5,041 triliun pada tahun 2022, atau tumbuh 22,9 persen dibanding tahun 2021 yang terbilang Rp4,098 triliun.
Related News
Realisasi Buyback Saham 4 Emiten Pak PP Rp830M hingga Awal November
Wilmar Terseret Penyelidikan NEA Singapura, CEKA Akui Tak Terdampak
Emiten Haji Isam (JARR) Masuk, Kursi Direksi-Komisaris BYAN Dirombak
Kuartal III-2026, Fortune Resources (FITT) Bukukan Pendapatan Rp45,90M
Investasi Langsung, Permata Health Nusantara Tambah Porsi Saham MSIE
Jadi Preskom Asuransi Dayin (ASDM), Hendra Godjali Kantongi Izin OJK





