Kompak, KemenPU dan PTPP Bangun 69 Titik SPPG di 15 Provinsi
:
0
Gedung PT PP (Persero) Tbk (PTPP)
EmitenNews - Kementerian Pekerjaan Umum bersama PT PP (Persero) Tbk (PTPP) menyelesaikan pembangunan 69 titik Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 15 provinsi hanya dalam waktu 37 hari kalender.
Proyek senilai Rp507,8 miliar tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai melalui APBN. Pembangunan dilakukan sejak 25 November 2025 dan telah mencapai progres 100 persen.
Sebanyak 69 titik tersebut tersebar di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga kawasan timur seperti Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menuturkan, pembangunan fasilitas SPPG tersebut ditujukan untuk menyediakan fasilitas produksi makanan yang higienis, terstandar, dan efisien, khususnya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan.
"Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menekan angka malnutrisi dan stunting, sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan pendidikan," ujar Joko, dalam keterangan tertulis, Rabu (22/4/2026)
Dalam pelaksanaannya, PTPP mengandalkan inovasi konstruksi modular yang memungkinkan pembangunan dilakukan secara simultan di berbagai lokasi. Selain itu, perseroan juga menerapkan sistem dashboard monitoring berbasis digital yang terintegrasi untuk memantau progres proyek secara real-time.
Sistem tersebut mencakup pengawasan distribusi material, data tenaga kerja, hingga pelaporan harian dan dokumentasi perkembangan proyek di lapangan.
Lebih lanjut, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar dengan waktu yang sangat terbatas.
“PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah," ujar Joko.(*)
Related News
Pengurus Baru, TGUK Perkuat Arah Transformasi Bisnis
Dapat Mandat soal Hilirisasi Nikel, ANTM Segarkan Kepengurusan
Rasio Dividen Antam (ANTM) Turun ke 70 Persen, Saham Mendadak Jeblok!
IHSG Naik Lagi ke Level 5.902, DSSA dan BRPT Dongkrak Penguatan
Menanti Titah Merger oleh Danantara, WTON Tahan Proyeksi Laba 2026
Bagi Dividen, MKTR Optimistis Raup Pendapatan Rp1,39 Triliun





