Konsolidasi dengan Pelita Air, GIAA Jelaskan ini
:
0
Armada pesawat Garuda Indonesia tengah mengudara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Garuda Indonesia (GIAA) tengah mengkaji konsolidasi dengan Pelita Air. Aksi korporasi tersebut masih dibahas secara intensif dengan sejumlah elemen. Itu penting supaya rencana tidak dijalan secara serampangan.
Kajian tersebut mencakup arah strategis, bentuk, struktur, tahapan, jangka waktu, dan mekanisme pelaksanaan. Itu dilakukan dengan mempertimbangkan penguatan ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group dalam agenda transformasi perseroan. ”Masih dikaji dengan pihak terkait,” tegas Andreas Tumpal H. Hutapea, Corporate Secretary Group Head Garuda Indonesia.
GIAA tetap menjalankan agenda transformasi secara konsisten dan terukur, dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis, kesiapan operasional, keberlanjutan usaha, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Mengenai penetapan waktu efektif pelaksanaan merupakan bagian dari keseluruhan kajian atas arah strategis, bentuk, struktur, tahapan, dan mekanisme aksi korporasi, serta akan dilakukan sesuai kewenangan dan mekanisme persetujuan berlaku.
Dalam proses itu, GIAA berkoordinasi intensif bersama pemegang saham, dan para pemangku kepentingan. Hal itu untuk memastikan setiap langkah dipertimbangkan dapat mengakselerasi penguatan ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group sejalan dengan agenda transformasi Perseroan.
Saat ini, struktur kepemilikan Pelita Air mengacu pada data resmi entitas bersangkutan. Struktur kepemilikan berlaku setelah pelaksanaan aksi korporasi, termasuk setiap perubahan pada struktur entitas anak perseroan, akan mengacu pada bentuk, dan struktur transaksi ditetapkan melalui mekanisme persetujuan sesuai dengan ketentuan berlaku.
Analisis atas dampak aksi korporasi terhadap kegiatan operasional dan kinerja keuangan perseroan menjadi bagian dari kajian menyeluruh dengan mengacu pada bentuk, struktur, dan mekanisme pelaksanaan ditetapkan. GIAA tetap memastikan kegiatan operasional berjalan sesuai rencana, sementara agenda transformasi terus dilaksanakan dengan fokus pada penguatan fundamental bisnis, kesiapan operasional, dan penciptaan nilai jangka panjang.
Penetapan kontribusi keuangan Pelita Air, dan periode laporan keuangan mencerminkan pelaksanaan aksi korporasi akan mengacu pada bentu,k dan struktur transaksi, waktu efektif pelaksanaan, dan perlakuan akuntansi sesuai dengan standar berlaku. GIAA tetap memprioritaskan penguatan fundamental bisnis dan kesiapan korporasi sebagai bagian dari agenda transformasi berkelanjutan.
Pembentukan ekosistem aviasi makin solid butuh kesiapan menyeluruh, baik dari sisi fundamental bisnis, tata kelola, operasional, sumber daya, maupun keberlanjutan usaha. Saat ini, arah strategis rencana aksi korporasi dimaksud terus dikoordinasikan secara intensif bersama pemegang saham, dan para pemangku kepentingan, dengan memastikan setiap langkah dapat mengakselerasi penguatan ekosistem bisnis Garuda Indonesia Group.
Pembahasan tersebut mencakup bentuk, skema, tahapan, jangka waktu, dan mekanisme pelaksanaan sesuai kewenangan masing-masing pihak. GIAA terus berperan aktif dengan menyampaikan data, kajian, perspektif korporasi, kesiapan operasional, dan mitigasi risiko sebagai bagian dari proses pengambilan keputusan.
Penetapan arah kebijakan dan keputusan aksi korporasi dilaksanakan melalui mekanisme pengambilan keputusan sesuai kewenangan pemegang saham, dalam hal ini Danantara Asset Management, dan pihak-pihak terkait. Seluruh proses tersebut dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, tata kelola perusahaan baik, dan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangundangan berlaku. (*)
Related News
SSPACE (DOOH) punya pengendali Baru, Ada rencana Besar Apakah?
Laba dan Penjualan APLN Kompak Melejit, Intip Lengkapnya
Aset Tebal, Berikut Performa Keuangan MTEL Semester I
Pendapatan Susut, LPKR Catat Laba Melonjak 179,49 Persen
Usai Rugi, Laba KRAS Medio 2026 Melesat 108,56 Persen
Ditopang Segmen Telekomunikasi, Pendapatan WIFI Tembus Rp1,57 Triliun





