Kreditur Keberatan TRIM Berganti Pengendali, Berikut Seruan Manajemen Trimegah
EmitenNews.com - Garibaldi Thohir dipastikan mencaplok 34,64 persen saham Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM). Bos Adaro Energy Indonesia (ADRO) itu, mengakuisisi 2,462 miliar lembar Trimegah dari Wealth Finance Ltd.
Menyusul aksi itu, kakak kandung Menteri BUMN Erick Thohir itu, bakal menjadi pengendali baru di tubuh manajemen Trimegah Sekuritas Indonesia. ”Kalau ada keberatan dari kreditur terhadap rencana itu, bisa disampaikan secara tertulis,” tutur Stephanus Turangan, Direktur Utama Trimegah Sekuritas Indonesia, Rabu (16/2).
Keberatan kreditur Trimegah Sekuritas Indonesia atas rencana itu, bisa dilayangkan dalam bentuk tertulis dalam tempo 14 hari sejak tanggal pengumuman. ”Keberatan bisa dikirim ke PT Trimegah Sekuritas Indonesia, Gedung Artha Graha Lantai 18, dan 19 Jalan Jenderal Sudirman Kav.52-53 Jakarta 12190, Indonesia,” imbuh Stephanus.
Hingga detik ini, Trimegah Sekuritas mengklaim rencana tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan sebagai perusahaan publik.
Sekadar informasi, Boy Thohir sapaan akrab Garibaldi Thohir telah meneken perjanjian jual beli bersyarat atas 2,462 miliar lembar atau setera 34,64 persen saham Trimegah Sekuritas Indonesia dari Wealth Finance Ltd.
Rencana transaksi itu, akan menimbulkan perubahan pengendali kepada Garibaldi Thohir. Kalau pengambilalihan selesai, pengendali baru akan melakukan penawaran wajib atau tender offer. Boy Thohir terlebih dahulu mengikuti penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Itu penting untuk memenuhi persyaratan OJK nomor 27/POJK.03/20216 tentang Penilaian kemampuan dan kepatutan bagi pihak utama lembaga jasa keuangan. Saat ini, Advance Wealth Finance Ltd menguasai 49,23 persen saham Trimegah Sekuritas. Kemudian, Union Sampoerna memegang 9,85 persen, dan sisanya 40,92 persen milik masyarakat. (*)
Related News
KrediOne Dorong Literasi Keuangan Lewat “Pindar Mengajar” di UNRI
ITMG Tancap Gas Eksplorasi, Gelontorkan Rp6,7 Miliar di Awal 2026
Dividen Jumbo BBRI Rp52,1T Setara 92 Persen Laba, Yield 6,1 Persen
RMKO Umumkan Rights Issue dan Rombak Manajemen
Dividen Final 2025 CMRY Rp100 per Saham, Recording Date 21 April
NIKL Bagikan Dividen USD292 Ribu, Setara 30 Persen Laba Minimalis





