EmitenNews.com - Astra Otoparts (AUTO) sepanjang kuartal pertama 2026 mencatat laba bersih Rp558,95 miliar. Melejit 10,55 persen dari periode sama tahun lalu sejumlah Rp505,57 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian emiten Grup Astra tersebut naik tipis menjadi Rp116 dari sebelumnya Rp105. 

Pendapatan bersih Rp5,25 triliun, melesat 7,36 persen dari posisi sama tahun lalu Rp4,89 triliun. Beban pokok pendapatan Rp4,41 triliun, mengalami pembengkakan dari edisi sama tahun sebelumnya Rp4,09 triliun. Laba kotor terkumpul Rp841,86 miliar, mengalami peningkatan dari fase sama tahun sebelumnya Rp796,08 miliar. 

Beban penjualan Rp265,28 miliar, bengkak dari Rp247,84 miliar. Beban umum dan administrasi Rp265,84 miliar, bertambah dari Rp243,92 miliar. Bagian atas laba bersih entitas asosiasi dan ventura bersama, setelah pajak Rp291,19 miliar, melonjak dari Rp255,56 miliar. Penghasilan keuangan Rp58,28 miliar, naik tipis dari Rp56,16 miliar.

Biaya keuangan Rp9,05 miliar, susut dari Rp11,51 miliar. Penghasilan lain-lain Rp30,43 miliar, melonjak signifikan dari Rp12,02 miliar. Beban lain-lain Rp12,41 miliar, bengkak dari Rp10,98 miliar. Beban pajak penghasilan Rp100,13 miliar dari Rp74,74 miliar. Laba periode berjalan Rp569,05 miliar, melonjak dari Rp530,81 miliar. 

Jumlah ekuitas terkumpul Rp17,49 triliun, meningkat dari akhir tahun lalu Rp16,96 triliun. Total liabilitas tercatat Rp6,07 triliun, mengalami pembengkakan dari akhir 2025 senilai Rp5,65 triliun. Jumlah aset tercatat Rp23,56 triliun, meningkat dari akhir tahun sebelumnya Rp22,61 triliun. (*)