Kuartal II 2024, Itama Ranoraya (IRRA) Dorong Penggunaan Reagen IMLTD
:
0
llustrasi PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Memasuki kuartal kedua tahun 2024, PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA) berencana mendorong penggunaan Reagen IMLTD (Immunohematology Lateral Testing Devices) dan Kit Apheresis.
Dalam keterangannya Selasa (28/5/2024), Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk. (IRRA), Heru Firdausi Syarif, menjelaskan, Reagen IMLTD berfungsi untuk memastikan keamanan darah yang didonorkan dengan mendeteksi penyakit menular seperti HIV, Hepatitis B, dan Hepatitis C.
Reagen IMLTD memungkinkan fasilitas kesehatan untuk melakukan screening lebih cepat dan tepat, meningkatkan kualitas dan keamanan suplai darah.
Sementara itu, Kit Aphresis adalah alat mengolah komponen darah secara fraksionasi yang memungkinkan donor darah menjadi selektif dan terapi medis yang lebih terarah untuk penanganan penyakit kronis serta prosedur medis kompleks yang memerlukan komponen darah tertentu.
Langkah ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk terus memperluas portofolio produk untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar dan memperluas jangkauan pelanggan di industri alat kesehatan.
"Keuangan perusahaan berada dalam posisi sehat, dan kami melihat prospek positif untuk kuartal-kuartal berikutnya, seiring dengan upaya kami yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan," kata Heru Firdausi Syarif.
Pendekatan inovatif PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) dalam memperluas portofolio produknya, bersama dengan kemitraan strategis, telah memainkan peran penting dalam mencapai hasil yang baik ini.
PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) terus mendorong tersedianya solusi komprehensif bagi tenaga medis dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Hal ini diwujudkan dengan ekspansi portofolio, mulai dari produk diagnostic in vitro hingga alat kesehatan elektromedik, melalui kemitraan dengan berbagai prinsipal yang jumlahnya terus bertambah. ***
Related News
Di Tengah Fluktuasi, Harga Emas Antam Turun Tipis Rp1.000 per Gram
Indeks Dolar AS Naik di Tengah Kontak Militer AS - Iran
KSSK: Kondisi Fiskal, Moneter dan Keuangan Triwulan I Masih Aman
Saham-Saham di AS Melemah Oleh Gesekan Geopolitik dan Lonjakan PHK
Harga Minyak Terbang Lagi, AS dan Iran Duel di Dekat Selat Hormuz
Ini Bantalan Fiskal Pemerintah, Gaji Ke-13 ASN, Stimulus dan Bansos





