Kuartal III, RONY Alami Rugi Bengkak 2.971 Persen
Pengurus Aracord Nusantara memeriksa peta rencana pengembangan proyek perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Aracord Nusantara Group (RONY) per 30 September 2025 boncos Rp4,02 miliar. Bengkak 2.971 persen dari periode sama tahun lalu dengan tabulasi Rp147,84 juta. Dengan fakta tersebut, rugi per saham dasar menjadi Rp3,22 dari sebelumnya surplus Rp0,12.
Pendapatan Rp835,67 juta, anjlok 58,5 persen dari posisi sama tahun lalu Rp2 miliar. Beban pokok pendapatan Rp364,45 juta, mengalami penyusutan dari episode sama tahun sebelumnya Rp791,33 juta. Laba kotor terakumulasi Rp471,22 juta, menciut dari fase sama tahun lalu Rp1,21 miliar.
Beban umum dan administrasi Rp3,86 miliar, bengkak dari Rp1,01 miliar. Rugi usaha Rp3,39 miliar, ambles dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi labba Rp201,34 juta. Pendapatan bunga Rp30,04 juta, melonjak signifikan dari Rp225,56 ribu. Beban keuangan Rp208,74 juta, bengkak dari Rp507,5 ribu.
Rugi selisih kurs Rp377,47 juta dari nihil. Jumlah ekuitas Rp2,75 miliar, menukik dari akhir tahun sebelumnya Rp6,58 miliar. Defisit Rp32,24 miliar, makin tebal dari Rp28,21 miliar. Total liabilitas Rp24,39 miliar, bengkak dari akhir 2024 sebesar Rp640,69 juta. Jumlah aset Rp27,15 miliar, meroket dari akhir tahun lalu Rp7,22 miliar. (*)
Related News
RUPST Bank Mega (MEGA) Setujui Dividen Rp2T dan Saham Bonus Rp5,87T
INET Reorganisasi Kerja Sama dengan Group WIFI dari IJE ke JIA
BREN Akhiri Buyback Satu Bulan Lebih Cepat, Ini Alasannya
Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Jumbo, Yield Capai 12,33 Persen!
Penjualan Turun, Laba Gudang Garam (GGRM) Menggunung Rp1,55T di 2025
Strategi Dana Murah Dukung BJTM Raih Kenaikan Laba 20,6 Persen di 2025





