EmitenNews.com - Green Era Energy Pte Ltd mengurangi muatan saham Barito Energy (BREN). Itu dilakukan dengan mendivestasi 350 juta lembar. Aksi pengurangan porsi kepemilikan saham itu, telah dituntaskan pada 8 April 2026. 

Aksi jaul itu, dibantu sejumlah lembaga keuangan, dan perusahaan sekuritas. Broker terlibat membidani transaksi tersebut antara lain Kay Hian Sekuritas, Bank HSBC Indonesia, But Deutsche Bank AG, Citibank NA, dan Bank DBS Indonesia.  

Sayangnya, transaksi dilakukan dengan tradisi senyap. Baik harga jual, nilai, dan tujuan transaksi masih menyimpan misteri. Menilik data perdagangan saham BREN edisi 8 April 2026 di level Rp5.025, transaksi divestasi itu bisa bernilai Rp1,76 triliun. 

Menyusul penuntasan transaksi itu, timbunan saham Green Energy tersisa 30,32 miliar lembar setara 22,67 persen. Mengalami dilusi 0,26 persen dari periode sebelum transaksi sebanyak 30,67 miliar saham atau 22,93 persen. 

Sepanjang perdagangan kemarin, saham emiten asuhan Prajogo Pangestu tersebut melambung 700 poin alias 14 persen menjadi Rp5.700. Sayangnya, kalau dikalkulasi sejak awal tahun 2026, saham BREN masih anjlok 3.975 poin setara 41,09 persen dari edisi 2 Januari 2026 di posisi Rp9.675 per eksemplar. (*)