EmitenNews.com - Biofuel Indo Sumatra kembali bermanuver. Entitas di bawah naungan Bakrie Group itu, mengurangi kepemilikan saham Bakrie Sumatera Plantations (UNSP). Itu dilakukan dengan membuang 22.332.900 helai alias 22,33 juta lembar. 


Aksi senyap Biofuel melibatkan lebih dari satu sekuritas. Yaitu, RHB Sekuritas Indonesia, KB Valbury Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, dan NH Korindo Sekuritas Indonesia. Tentu dengan aksi tersebut, timbunan saham Biofuel Indo berkurang dari sebelum transaksi.


Tepatnya, setelah transaksi tabungan saham Biofuel menjadi 134,86 juta lembar atau 5,39 persen. Menyusut 0,9 persen dari sebelum transaksi dengan donasi saham sebanyak 157,19 juta lembar atau 6,29 persen. Sayangnya, aksi itu tidak dilengkapi data memadai.


Namun, mengacu harga saham Bakrie Sumatera Plantations di level Rp138 per lembar, transaksi penjualan Biofuel Indo bisa bernilai Rp3,08 miliar. Per 30 September 2022, Pemegang saham Bakrie Sumatera Plantations antara lain Ernawati Ali 273,92 juta lembar alias 10,96 persen.


Lalu, Lie Leonard Djajali 230,26 juta saham atau 9,21 persen, Paradiso Resources 146,66 juta lembar atau 5,87 persen, Bakrie Capital 364,79 juta saham alias 14,59 persen, Biofuel Indo 157,19 juta lembar atau 6,29 persen, dan masyarakat 1,32 miliar lembar alias 53,08 persen. (*)