Laba 2025 BNBR Melesat 50,78 Persen, Pendapatan Justru Menukik
Lobby perkantoran emiten PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR). Foto: BNBR.
EmitenNews.com - PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) dalam pembukuan keuangan terbaru 2025 yang terbit Jumat (27/2/2026) emiten induk grup Bakrie ini mencatat laba bersih terkonsolidasi sebesar Rp493,8 miliar sepanjang 2025, melesat 50,78 persen secara year on year (yoy) dibandingkan Rp327,5 miliar pada 2024.
Kemudian, di tengah lonjakan laba, pendapatan neto justru sedikit menukik 3,11 persen yoy menjadi Rp3,74 triliun dari Rp3,86 triliun. Beban pokok pendapatan turun tipis 0,33 persen yoy menjadi Rp2,99 triliun dari Rp3,00 triliun, membuat laba bruto terpangkas 14,39 persen yoy menjadi Rp744,38 miliar dari Rp869,47 miliar.
Tekanan berlanjut di level operasional. Beban usaha membengkak 6,98 persen yoy menjadi Rp627,52 miliar dari Rp586,60 miliar, sehingga laba usaha terperosok 58,69 persen yoy menjadi Rp116,86 miliar dibandingkan Rp282,87 miliar pada tahun sebelumnya.
Namun, lonjakan penghasilan lain-lain neto yang melejit 277,98 persen yoy menjadi Rp401,96 miliar dari Rp106,35 miliar mendongkrak laba sebelum pajak (EBITDA) 33,29 persen yoy menjadi Rp518,83 miliar dari Rp389,23 miliar. Efeknya, laba per saham dasar ikut terkerek 39,71 persen yoy menjadi Rp2,85 dari Rp2,04.
Dari sisi neraca, total aset meroket 245,45 persen yoy menjadi Rp23,56 triliun per 31 Desember 2025 dibandingkan Rp6,82 triliun pada akhir 2024. Liabilitas melambung 548,80 persen yoy menjadi Rp18,89 triliun dari Rp2,91 triliun, sementara ekuitas menguat 19,44 persen yoy menjadi Rp4,67 triliun dari Rp3,91 triliun.
Beriringan dengan terbitnya pembukuan keuangan tahun penuh 2025 ini, pada perdagangan Jumat (27/2) saham BNBR tercatat melesat sekencang 27,95 persen naik 45 poin di level Rp206.
Related News
Awal 2026 Moncer, PTPP Raih Kontrak Baru Rp2,76 Triliun
Direktur BLTA Yulian Hery Ernanto Mengundurkan Diri
Imbas Rangkap Jabatan, BTN Berhentikan Wakil Komut Dwi Ary Purnomo
Cimory Panen Laba di 2025, Arus Kas Operasi Tembus Rp1,9 Triliun
Laba ENRG Melonjak 21,4 Persen pada 2025, Sentuh USD91,53 Juta
Reverse Repo, Trimegah Lego Saham Buma (DOID) Senilai Rp40,3 Miliar





