Laba Bank Syariah Indonesia (BRIS) Naik 33,82 Persen Jadi Rp 5,7 Triliun
EmitenNews.com -PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) membukukan laba bersih sepanjang tahun 2023 naik 33,82 persen menjadi Rp5,70 triliun secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun 2022.
Hal ini terungkap dalam Paparan Kinerja 2023 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) selaku pengendali 51,5% saham BRIS. Direktur Utama BMRI Darmawan Junaidi melaporkan bahwa total laba bersih perusahaan anak Mandiri Group sebesar Rp10,83 triliun, meningkat 24,7% yoy.
Dari besaran tersebut, BSI berkontribusi paling besar dengan besaran laba sebesar Rp5,70 triliun.
Pada materi Paparan Kinerja 2023 Bank Mandiri, tertera total aset BSI tahun 2023 mencapai Rp353,62 triliun, tumbuh 15,7% yoy.
Dengan begitu, BSI kembali mencatatkan pertumbuhan kinerja yang impresif dari tahun ke tahun. Pertumbuhan laba tahun 2023 pun melampaui target BSI.
Pada 16 Januari lalu, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengaku optimis pertumbuhan laba sepanjang tahun lalu bakal tembus 30% secara tahunan. Ia mengatakan pihaknya ingin menjaga konsistensi pertumbuhan laba.
"Laba 2023 di atas 30%-31%, jadi sekitar itu lah ya mungkin," ujar Hery di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (16/1/2024).
Pada September 2023, BSI mencatatkan laba bersih sebesar Rp4,2 triliun, tumbuh 31,04% yoy. Hery mengatakan saat ini bukan periode mudah bagi perbankan karena era suku bunga tinggi membuat kompetisi ketat.
Related News
WOM Finance Jual Obligasi AAA Rp1,5 Triliun, Kupon hingga 5,50 Persen
Laba Emiten Grup Astra (MMLP) Anjlok 73,9 Persen di 2025, Sisa Rp63M
Kolaborasi BREN-SLB Siap Cari Proyek Panas Bumi hingga Luar Negeri
Buyback Rp250 Miliar, RAJA Tegaskan Jaga Free Float di Atas 15 Persen
Beruntun! Komisaris MDKA Asal Inggris Akumulasi Saham Senilai Rp4,47 M
Setahun Lebih Menjabat, Dirut NETV Lie Halim Mengundurkan Diri





