EmitenNews.com - PT Millennium Pharmacon International (SDPC) akan menebar dividen tunai Rp1,27 miliar. Jumlah itu setara 13,31 persen dari laba bersih 2021 senilai Rp9,57 miliar. Artinya, pemegang saham akan membawa pulang dividen tunai Rp1 per lembar.


Selain itu, pemegang saham juga menyetujui Rp1,27 miliar atau 13,31 persen dari laba bersih ditabulasi sebagai dana cadangan. Dan, kisanya sekitar Rp7,03 miliar dibukukan sebagai laba ditahan, untuk menambah modal kerja perseroan. 


”Keputusan pembagian dividen tersebut telah mendapat restu pemodal dalam rapat umum pemegang saham tahunan Millennium Pharmacon International pada 28 April 2022,” tutur Mohamad Fazly bin Hassan. 


Sekadar informasi, sepanjang 2021 Millennium Pharmacon mencatat laba bersih Rp9,57 miliar. Melesat 241,78 persen dari periode sama 2020 di kisaran Rp2,80 miliar. Laba per saham dasar melesat 241,36 persen menjadi Rp7,51 dari edisi sama 2020 sejumlah Rp2,2 per lembar.


Pendapatan tercatat Rp2,98 triliun, naik 12,87 persen dari periode sama 2020 di level Rp2,64 triliun. Ebitda terakumulasi Rp73,60 miliar, surplus 15 persen dibanding edisi sama 2020 di level Rp68,33 miliar. Laba kotor tercatat Rp241 miliar, melesat 9 persen dari periode sama 2020 di posisi Rp221 miliar. 


Total aset Rp1,20 triliun, naik 3,44 persen dari tahun sama sebelumnya Rp1,16 triliun. Total liabilitas Rp969 miliar, melesat 3,63 persen dari edisi sama 2020 sejumlah Rp935 miliar. Dan, total ekuitas Rp236 miliar, menanjak 3 persen dari periode sama 2020 di level Rp229 miliar. (*)