Laba IBOS Menurun, Meski Beban Menyusut
PT Indo Boga Sukses Tbk.
EmitenNews.com - PT Indo Boga Sukses (IBOS) mencatatkan penurunan kinerja sepanjang tahun buku 2025, seiring turunnya pendapatan dan laba perseroan. IBOS membukukan pendapatan Rp42,7 miliar pada 2025, turun sekitar 5,74 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp45,3 miliar.
Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan juga turun menjadi Rp23,3 miliar dari Rp24,4 miliar, atau menyusut sekitar 4,51 persen. Dengan demikian, laba bruto tercatat sebesar Rp19,4 miliar, turun sekitar 7,18 persen dari Rp20,9 miliar pada periode sama di tahun sebelumnya.
Dari sisi operasional, IBOS justru berhasil menekan sejumlah beban. Di antaranya, beban penjualan yang turun signifikan menjadi Rp61,4 juta dari Rp109,9 juta, atau menyusut sekitar 44,13 persen.
Beban umum dan administrasi juga turun menjadi Rp4,4 miliar dari Rp4,8 miliar, atau efisien sekitar 8,33 persen. Sayangnya, beban penyusutan justru meningkat menjadi Rp10,4 miliar dari Rp10,2 miliar, atau naik sekitar 1,96 persen.
Secara keseluruhan total beban operasional mengalami efisiensi menjadi Rp14,9 miliar pada 2025 dari Rp15,2 miliar dibanding pada periode yang sama di tahun 2024, atau berkurang sekitar 1,97 persen.
Meski beban berhasil ditekan, laba operasional malah tetap menurun menjadi Rp4,5 miliar, atau ambles sekitar 21,05 persen dari Rp5,7 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba sebelum pajak tercatat sebesar Rp3,4 miliar, turun 17,07 persen dari Rp4,1 miliar. Sementara itu, laba bersih setelah pajak turun menjadi Rp2,1 miliar dari Rp2,8 miliar, atau menyusut sekitar 25 persen.
Laba komprehensif juga tercatat sebesar Rp2,1 miliar, turun 25 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dari sisi neraca, total aset IBOS relatif stabil di level Rp369 miliar pada 2025, turun tipis sekitar 0,27 persen dari Rp370 miliar pada 2024.
Liabilitas mengalami penurunan menjadi Rp24,9 miliar dari Rp28,8 miliar, atau turun sekitar 13,54 persen. Ekuitas meningkat menjadi Rp344 miliar dari Rp341 miliar, atau tumbuh 0,88 persen. Pada perdagangan intraday Senin (6/4) saham IBOS sempat naik perlahan 1,83 persen atau mendaki 2 poin ke level Rp111. (*)
Related News
IFSH Keluar dari Jerat FCA, Sahamnya Kini Rontok Imbas HSC 99,7 Persen
ASPR Kena Suspensi Kedua, Potensi Dikunci Sepekan
Suspensi Dibuka, Saham MGLV Langsung Anjlok Imbas HSC
Laba BEKS Melesat 33 Persen, Aset Tembus Rp10 Triliun di 2025
TRIO Ubah Strategi Ritel, Fokus Smart Device dan AI
Siap-siap! BBCA dan BBNI Cairkan Dividen Pekan Ini





