Laba Naik Tipis, Defisit Energi Mega Persada (ENRG) Turun Jadi USD473 Juta per September
:
0
EmitenNews.com -
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) membukukan laba bersih senilai USD45,695 juta dalam sembilan bulan tahun 2023, atau tumbuh 3,2 persen dibanding periode sama tahun 2022, yang setara USD44,087 juta.
Merujuk data dalam laporan keuangan kuartal III 2023 tanpa audit ENRG yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/11/2023).
Hasil itu memangkas defisit sebesar 8,8 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi USD473,53 juta pada akhir September 2023.
Direktur Utama ENRG, Syailendra Surmansyah Bakrie menyampaikan, penjualan sepanjang sembilan bulan tahun 2023 tercatat senilai USD296,39 juta.
Pendapatan itu menyusut 13,9 persen secara tahunan dibanding periode sama tahun 2022 yang mencapai USD344 juta.
Related News
Folago Global Nusantara (IRSX) Berhasil Cetak Laba Bersih di 1Q 2026
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026





