Laba Paperocks (PPRI) Melesat Nyaris 300 persen di Kuartal I-2024
:
0
Manajemen PT Paperorocks Indoneaia (PPRI) usai menggelar RUPS Rabu (19/9).
EmitenNews.com - PT Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI) mencetak prestasi menggembirakan di kuartal I-2024.
Produsen kemasan kertas food grade yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Agustus tahun lalu itu mampu mencatat pendapatan sebesar Rp40,5 miliar di kuartal I-2024, naik hampir 56% dibanding periode sama di tahun sebelumnya dengan nilai sejumlah Rp25,9 miliar.
PPRI juga memperoleh laba bersih sejumlah Rp1,02 miliar atau naik sebesar 296% dibanding 2023 lalu yang hanya sejumlah Rp401,29 juta.
“Sebagai pemain ‘baru’ di bursa saham Indonesia, pencapaian ini sungguh membanggakan dan melegakan bagi kami.
“Alhamdulillah, kepercayaan yang diberikan para pemegang saham PPRI dapat kami balas dengan kinerja diatas rata-rata,” ujar Direktur Utama Paperocks, Catur Jatiwaluyo kepada wartawan seusai acara RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (19/06/2024).
Catur mengatakan, revenue Perseroan paling banyak disumbang oleh hasil penjualan cups, bowl, dan lids dengan nilai sejumlah Rp20,88 miliar atau naik 33,9% dibanding periode sama di 2023 sejumlah Rp15,58 miliar.
Selanjutnya, penjualan box, carton dan wrap menempati urutan kedua dengan penjualan senilai Rp14,72 miliar di kuartal pertama 2024 atau naik sebesar 96,4% dari sebelumnya (Rp7,49 miliar).
Pendapatan lain berasal dari penjualan botol dengan nilai sejumlah Rp1,19 miliar di kuartal pertama 2024, meroket sebesar 4.010% dibanding periode sama tahun lalu yang bernilai Rp29,73 juta. “Kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya bagi seluruh stakeholder yang telah berkontribusi secara positif sehingga kinerja Perseroan dapat tetap solid dan stabil di tengah berbagai dinamika yang muncul. Kami berkomitmen untuk terus bekerja keras menjaga dan meningkatkan pencapaian saat ini,” tandas Catur.
Related News
Pasok Modal Kerja Arutmin, BUMI Terbitkan Obligasi Rp1,8 Triliun
Pendapatan BUMI Tembus USD417 Juta Q1-2026, Laba Lompat 35,16 Persen!
Penjualan Lesu, Laba Emiten Low Tuck Kwong (BYAN) Drop Dobel Digit
Rampungkan Proyek Jumbo, Emiten Semen BUMN Ini Siap Serbu Pasar Ekspor
Penjualan Terkoreksi, Laba GJTL Tetap Tumbuh 7,77 Persen di Q1-2026
Pengendali BMAS Fasilitasi Kredit Nyaris Rp5T, Telisik Realisasinya!





