EmitenNews.com - Perusahaan investasi yang tergabung dalam Sinarmas Group,  PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,17 triliun, atau merosot 79,28 persen pada akhir September 2020, dibanding akhir kuartal III 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,68 triliun. Dalam laporan keuangan SMMA yang dimuat pada laman BEI , Rabu (4/11) disebutkan pendapatan pada akhir kuartal III tahun 2020 sebesar Rp28,28 triliun, atau turun 7,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp30,51 triliun. Sementara beban perseroan tercatat sebesar Rp27,05 triliun atau naik 9,33 persen dibanding akhir kuartal III 2019, yang tercatat sebesar Rp24,74 triliun. Sehingga laba sebelum pajak tercatat Rp1,23 triliun, atau turun 78,6 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Namun perseroan membukukan pertumbuhan pada sisi aset yang tercatat senilai Rp101,76 triliun atau tumbuh 2,1 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp99,6 triliun. Total aset SMMA dikontribusikan oleh  ekuitas persweroan tercatat senilai Rp22,59 triliun atau naik 1,94 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp22,16 triliun. Sementara pada sisi liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp79,16 triliun atau mengalami peningkatan 2,19 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp77,46 triliun. Adapun posisi keuangan SMMA yang perlu di perhatikan juga adalah kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat Rp957,65 miliar, atau membaik dibandingkan akhir III 2019, yang tercatat minus Rp4,8 triliun.