EmitenNews.com - PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA) menutup sembilan bulan pertama 2026 dengan kinerja yang menguat di semua lini.

Dalam terbitan laporan keuangan interim terbaru pada hari Selasa (27/10/2026), pendapatan tercatat Rp8,34 triliun, tumbuh 19,13% sdcara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Rp7,00 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan tersebut datang dengan konsekuensi kenaikan beban pokok penjualan sebesar 18,29% yoy menjadi Rp7,89 triliun dari Rp6,67 triliun. Meski begitu, laba bruto tetap melaju terkerek 35,86% yoy menjadi Rp458,32 miliar dari Rp337,33 miliar.

Laba usaha melambung 50,37% yoy menjadi Rp317,54 miliar dari Rp211,16 miliar, sementara laba sebelum pajak meningkat 43,45% yoy menjadi Rp322,80 miliar dari Rp225,03 miliar.

Pada akhirnya, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp243,70 miliar, melonjak setinggi 52,26% yoy dari Rp160,05 miliar. 

Berlanjut ke aspek neracanya, total aset per 30 September 2026 tercatat Rp3,04 triliun, naik 22,58% ytd dari Rp2,48 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas tercatat Rp877,14 miliar, naik 85,10% ytddari Rp473,85 miliar. Sementara total ekuitas naik 7,96% ytd menjadi Rp2,17 triliun dari Rp2,01 triliun.