Laba Wilmar (CEKA) Tumbuh 52,26 Persen Hingga Kuartal III-2026
:
0
Salah satu produk minyak kemasan milik emiten CEKA. Foto: Wilmar.
EmitenNews.com - PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA) menutup sembilan bulan pertama 2026 dengan kinerja yang menguat di semua lini.
Dalam terbitan laporan keuangan interim terbaru pada hari Selasa (27/10/2026), pendapatan tercatat Rp8,34 triliun, tumbuh 19,13% sdcara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan Rp7,00 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan tersebut datang dengan konsekuensi kenaikan beban pokok penjualan sebesar 18,29% yoy menjadi Rp7,89 triliun dari Rp6,67 triliun. Meski begitu, laba bruto tetap melaju terkerek 35,86% yoy menjadi Rp458,32 miliar dari Rp337,33 miliar.
Laba usaha melambung 50,37% yoy menjadi Rp317,54 miliar dari Rp211,16 miliar, sementara laba sebelum pajak meningkat 43,45% yoy menjadi Rp322,80 miliar dari Rp225,03 miliar.
Pada akhirnya, laba bersih tahun berjalan mencapai Rp243,70 miliar, melonjak setinggi 52,26% yoy dari Rp160,05 miliar.
Berlanjut ke aspek neracanya, total aset per 30 September 2026 tercatat Rp3,04 triliun, naik 22,58% ytd dari Rp2,48 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas tercatat Rp877,14 miliar, naik 85,10% ytddari Rp473,85 miliar. Sementara total ekuitas naik 7,96% ytd menjadi Rp2,17 triliun dari Rp2,01 triliun.
Related News
Di DTIIF, Telkom Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology
ELSA Perkuat Kontribusi Ketahanan Energi Lewat Inovasi Industri
Kredit Tumbuh 12,6 Persen, BBCA Kemas Laba Rp45,2 Triliun di Q326
Ditopang XPeng, ERAL Raup Laba Rp193,8M & Sales Rp6,21T Hingga Q3 2026
IMPC Raup Laba Bersih Rp640 Miliar, Lampaui Capaian 2025
Penjualan Tembus Rp87,51 Triliun, Laba HMSP Naik 44,35% Hingga Q3 2026





