EmitenNews.com - PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) menutup sembilan bulan pertama 2026 dengan pertumbuhan kinerja apik.

Dalam terbitan laporan keuangan interim terbaru pada Selasa (27/10/2026), penjualan bersih tercatat Rp87,51 triliun, naik 4,50% year on year (yoy) dibandingkan Rp83,74 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Beban pokok penjualan ikut terkerek naik 4,62% yoy menjadi Rp71,49 triliun dari Rp68,33 triliun. Meski demikian, laba kotor tetap tumbuh 3,89% yoy menjadi Rp16,01 triliun dari Rp15,41 triliun.

Laba sebelum pajak tercatat Rp8,35 triliun, naik 21,54% yoy dari Rp6,87 triliun, ditopang penghasilan lain-lain yang melonjak 187,29% yoy menjadi Rp511,77 miliar dari Rp178,12 miliar.

Pada bottom line, laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk mencapai Rp6,51 triliun, melonjak 44,35% yoy dari Rp4,51 triliun sebelumnya. Laba per saham dassr (EPS) melesat 43,59% yoy menjadi Rp56 dari Rp39 per lembar.

Beralih sisi neraca, total asetnya per 30 September 2026 HMSP tercatat Rp50,41 triliun, turun 2,23% ytd dari Rp51,56 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas turun 4,57% ytd menjadi Rp22,15 triliun dari Rp23,21 triliun. Sementara total ekuitas tercatat Rp28,25 triliun, turun 0,35% ytd dari Rp28,35 triliun.