EmitenNews.com - Sejumlah pentolan Astra International (ASII) menampung saham perseroan. Kali ini giliran dua pengurus perseroan yaitu Thomas Junaidi Alim W, dan Gita Tiffani. Kedua pengurus itu, tertangkap basah mengoleksi 062.400 saham perseroan.

Transaksi dua pengurus perseroan itu, telah ditabiskan edisi 27 Februari 2026, dan 2 Maret 2026. Transaksi pembelian dilakukan dengan kisaran harga Rp6.475-6.613 per helai. Nah, menyusul skema harga tersebut, kedua personel perseroan dipaksa merogoh Rp6,29 miliar. 

Rincian transaksi dua pengurus perseroan tersebut sebagai berikut. Pertama, Thomas Junaidi Alim W, pada 2 Maret 2026 menyerok 462.400 lembar dengan harga Rp6.475 per saham senilai Rp2,99 miliar. Dengan begitu, koleksi saham Junaidi menjadi 1,2 juta lembar alias 0,003 persen dari sebelum transaksi 745,4 ribu lembar setara 0,0018 persen. 

Lalu, pada 27 Februari 2026, Gita Tiffani menjala 500 ribu helai pada harga Rp6.613 lembar senilai Rp3,3 miliar. Efeknya, tabungan saham Astra dalam pangkuan Gita menjadi 2,81 juta lembar alias selevel dengan 0,007 persen, naik dari 2,31 juta saham atau 0,0057 persen.

Kemarin, saham Astra terpangkas 125 poin alias 1,99 persen menjadi Rp6.150 per lembar. Sepanjang tahun ini, saham raksasa otomotif nasional itu, anjlok 650 poin atau 9,56 persen dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp6.800 per eksemplar. (*)