EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) melanjutkan tradisi penyaluran saham karyawan Goto Group. Kali ini, GPF mengalihkan 170.776.694 helai alias 170,77 juta eksemplar. Transaksi tersebut telah dipatenkan pada 18 Desember 2023.
Seperti biasa, transaksi dibantu penuh oleh Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. Dengan pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham perusahaan berbasis di 83 Clemenceau Avenue 13-03 UE Square Grand Pavilion, Hibiscus Way, 802 West Bay Road tersebut makin menipis.
Tepatnya, tersisa sekitar 66,96 miliar eksemplar alias setara dengan porsi kepemilikan 5,57 persen. Mengalami reduksi dari sebelum transaksi dengan tabungan sebanyak 67,13 miliar lembar. Koleksi saham sebanyak itu, selevel dengan 5,59 persen.
Pada 6 Desember 2023 lalu, GPF telah mendistribusikan 39.824.250 helai alias 39,82 juta saham Goto Group. Transaksi dibidani oleh dua broker langganan. Yaitu, CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, dan Stockbit Sekuritas Digital. Dengan pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham GPF perlahan terus mengalami penyusutan.
Tabungan saham perusahaan berbasis di Vistra Cayman Limited, Po Box 31119, Grand Pavilion, Hibiscus Way, 802 West Road, Cayman Islands tersebut menjadi 67,33 miliar lembar alias 5,6 persen. Susut dari sebelum transaksi dengan donasi sekitar 67,37 miliar helai atau 5,61 persen.
Pada 4 Desember 2023 lalu, GPF mendistribusikan 134.724.957 helai alias 134,72 juta saham GoTo Group. Transaksi pengalihan saham untuk karyawan, dan konsultan GoTo itu, dibantu CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, dan Stockbit Sekuritas Digital.
Menyusul pelaksanaan transaksi itu, timbunan saham dalam genggaman GPF makin menipis. Tepatnya, menjadi 67,48 miliar lembar setara 5,62 persen. Berkurang tipis dari periode sebelum transaksi 67,62 miliar helai alias 5,63 persen. (*)
Related News
Perkuat Kepemilikan di INET, PT Abadi Kreasi Borong 124,4 Juta Saham
Edwin Soeryadjaya Borong 1,53 Juta Saham SRTG Harga Bawah
Anak Usaha SOLA Garap Proyek Jalan Hauling Batubara RMK Group
Kawal Harga, BREN Buyback Rp2 Triliun
AEI Dukung Free Float 15%, Minta Bertahap dan Perhatikan Daya Serap
PBSA Alokasikan Kas Internal Rp100 Miliar untuk Buyback Saham





