Lakukan Sosialisasi Bersama Kadin, BEI Berharap Ada Perusahaan Asal Papua IPO di 2024
:
0
EmitenNews.com -Dorong pertumbuhan emiten di pasar modal dan membangun daya saing perusahaan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Papua mendorong pengusaha setempat menjadi perusahaan go public agar mendapatkan modal tambahan yang bisa digunakan untuk ekspansi serta pengembangan produk.
"Kami berharap melalui kegiatan edukasi dengan bersama Kadin, pada 2024 ada perusahaan asal Papua yang go public,"kata Kepala Kantor BEI Papua, Kresna Payokwa dalam siaran persnya di Jayapura.
Menurut Kresna, Indonesia menduduki peringkat kelima di dunia dan peringkat pertama di ASEAN dari sisi jumlah perusahaan yang melakukan penawaran umum saham perdana. Sehingga ini merupakan kesempatan yang baik bagi perusahaan asal Papua untuk bergabung sehingga dapat memperkuat struktur permodalannya.
Dia menjelaskan dengan menjadi perusahaan go publik di Bursa Efek maka perusahaan-perusahaan lokal bahkan juga perusahaan BUMD yang sudah besar skalanya di Papua dapat berkembang lebih baik lagi.
Sementara itu, ketua Umum Kadin Papua Ronald Antoni mengatakan sejak 2022, pengurus pusat Kadin dan Bursa Efek Indonesia telah melakukan MoU yang bertujuan untuk meningkatkan literasi pengusaha."Maka dari itu perusahaan yang berhimpun di Kadin, agar lebih menyadari pentingnya fungsi pasar modal dari pada sisi investasi maupun sumber pembiayaan"ujarnya.
Menurut Antonio, pihaknya berharap dengan kegiatan ini nantinya dapat mendorong yang telah memiliki bisnis agar baik agar usahanya dapat lebih berkembang bahkan bisa go public di pasar modal Indonesia."Kami berharap BEI dapat terus memberikan support dan pendampingan bagi para pengusaha Papua"tuturnya.
Related News
Alami Kesulitan, 490 Pemda Butuh Tambahan Anggaran Bayar Gaji PNS
Diduga Peras Bupati yang Terjaring OTT KPK, Iptu Dias Jadi Tersangka
Di Balik Isu Penggilingan Rp2T Mentan Ungkap Marak Praktik Mafia Beras
Rawat Budaya Osing, Menpar Widiyanti Apresiasi Pendampingan Astra
Rilis Proyek PSEL Legok Nangka, Target KDM Jadi Terbesar di Indonesia
Bank BSN Kian Moncer, Pangsa Pasar KPR Subsidi Tembus 24 Persen





