EmitenNews.com - PT Baramega Citra Mulia Persada mleanjutkan perburuan terhadap saham Pradiksi Gunatama (PGUN). Kali ini, Baramega menyerok 227.700.000 helai alias 227,7 juta lembar. Transaksi tersebut diperantarai Mirae Asset Sekuritas Indonesia. 


Menyusul transaksi itu, timbunan saham Baramega menanjak 9,20 persen setara dengan 527,7 juta eksemplar. Surplus 3,97 persen dari periode sebelum transaksi dengan donasi sebanyak 300 juta lembar setara dengan porsi kepemilikan 5,23 persen.


Kali ini, transaksi tersebut tidak disertai data pendukung. Macam harga pelaksanaan pembelian, total nilai transaksi hingga tujuan dibalik transaksi tersebut. Hanya, mengacu harga saham Pradiksi Gunatama akhir pekan lalu di level Rp805 per unit, transaksi itu diduga bernilai Rp183,29 miliar. 


Sebelumnya, pada 28 Desember 2022 lalu, Baramega memborong 300 juta lembar dengan harga pelaksanaan Rp630 per eksemplar senilai Rp189 miliar. ”Transaksi untuk kepentingan investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Tamlikho, Direktur Keuangan Pradiksi Gunatama. 


Dengan penuntasan transaksi tersebut, untuk kali pertama Baramega memegang 300 juta saham Pradiksi Gunatama. Saham sebanyak itu, setara dengan porsi kepemilikan 5,23 persen. Per 28 Desember 2022, pemegang saham Pradiksi sebagai berikut.


Araya Agro Lestari 2,42 miliar lembar atau 42,29 persen, Citra Agro raya 2,41 miliar unit setara dengan 42,03 persen, dan masyarakat 900 juta lembar alias setara dengan porsi 15,68 persen. (*)