Lebaran 2024, Bank BTN (BBTN) Berangkatkan 2.000 Pemudik
DEKAT - Dirut BTN Nixon Napitupulu berbincang dengan pemudik sebelum keberangkatan dari Monas Jakarta. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bank Tabungan Negara (BBTN) memberangkatkan sekitar 2.000 pemudik secara gratis di masa mudik Lebaran Tahun 2024. Fasilitas mudik gratis tersebut disediakan untuk mendukung kenyamanan, dan keamanan selama mudik lebaran.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan fasilitas mudik gratis itu, diberikan untuk mendukung pemerintah meningkatkan penggunaan transportasi umum di masa mudik Lebaran 2024. "Kami berharap para pemudik merasa nyaman dalam perjalanan, dan tiba di kampung halaman dengan selamat. Kami sadar, rumah tempat ternyaman dan teraman untuk pulang dan merayakan Hari Raya Lebaran bersama keluarga," tutur Nixon usai menyapa para pemudik dalam Mudik Asyik Bersama BUMN 2024 di Monas, Jakarta, Jumat (5/4).
Secara total, BTN menyediakan fasilitas mudik gratis berupa puluhan bus hingga konsumsi untuk tujuan jalur mudik Jakarta-Malang, Jakarta-Solo, Jakarta-Yogyakarta, dan Jakarta-Padang. Para pemudik tersebut diberangkatkan secara bertahap pada Kamis, 4 April 2024, dan Jumat, 5 April 2024.
Selama Ramadan 2024, BTN juga menggelar Safari Ramadan berbagai kota besar Indonesia. Melalui kegiatan itu, direktur utama, dan jajaran direksi BTN terjun langsung menyalurkan santunan bagi anak yatim piatu, bantuan sembako, bantuan bencana banjir, hingga bantuan sarana kesehatan sekitar wilayah operasional perseroan.
"Bulan Ramadan menjadi kesempatan untuk terus berbuat baik sesuai dengan komitmen BTN ikut mensejahterahkan masyarakat Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan," tutur Nixon. (*)
Related News
Lewati Target 2025, Laba Bersih IMPC Naik 15 Persen ke Rp620 Miliar
RUPST Bank Mega (MEGA) Setujui Dividen Rp2T dan Saham Bonus Rp5,87T
INET Reorganisasi Kerja Sama dengan Group WIFI dari IJE ke JIA
BREN Akhiri Buyback Satu Bulan Lebih Cepat, Ini Alasannya
Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Jumbo, Yield Capai 12,33 Persen!
Penjualan Turun, Laba Gudang Garam (GGRM) Menggunung Rp1,55T di 2025





