EmitenNews.com - Megah Eraraharja terus mempertipis kepemilikan saham Indoritel Makmur Internasional (DNET). Teranyar, entitas Salim Group itu, melego 709.260.564 saham perusahaan induk pengelola Indomaret tersebut. Transaksi di pasar negosiasi itu, dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp3.700 per saham.


Aksi itu difasilitasi Nikko Sekuritas Indonesia, NET Sekuritas, dan Bank Maybank Indonesia. Menyusul skema harga itu, Megah Eraraharja mengantongi dana taktis sekitar Rp2,62 triliun. Pemborong saham yang dibuang Megah Eraraharja itu yaitu investor asing.


Dengan perampungan transaksi pada Senin, 17 Oktober 2022 itu, timbunan saham Megah Eraraharja menyusut menjadi 2,85 miliar lembar alias 20,13 persen. Terdilusi 5 persen dari sebelum transaksi dengan tabulasi 3,56 miliar saham setara dengan porsi kepemilikan 25,13 persen. 


Berdasar laporan bulanan registrasi pemegang efek per 30 September 2022, pemegang saham Indoritel Makmur antara lain Hannawell Group Limited sebesar 5,58 miliar helai selevel 39,35 persen, PT Megah Eraraharja 3,56 miliar saham setara 25,13 persen, Anthoni Salim 3,58 miliar lembar alias 25,3 persen, dan masyarakat 1,44 miliar atau 10,22 persen. (*)