Lelang SBSN, Total Penawaran Rp27,47 Triliun Pemerintah Serap Rp10T
:
0
Ilustrasi lelang SBSN. dok. Kemenkeu.
EmitenNews.com - Pemerintah menyerap dana senilai Rp10 triliun dari lelang tujuh seri Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) pada 22 Oktober 2024. Total penawaran masuk pada lelang dengan sistem Bank Indonesia itu, mencapai Rp17,47 triliun.
Dalam siaran pers, Selasa (22/10/2024), Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan total penawaran masuk pada lelang kali ini mencapai Rp17,47 triliun.
Melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI), pemerintah melelang tujuh seri. Di antaranya SPNS01042025 (reopening), SPNS07072025 (reopening), PBS032 (reopening), PBS030 (reopening), PBS029 (reopening), PBS004 (reopening) dan PBS038 (reopening).
Siaran pers Kemenkeu menyebutkan, untuk Seri SPNS01042025 (reopening) jumlah penawaran yang masuk sebesar Rp2,71 triliun dan SPNS07072025 (reopening) sebesar Rp3,39 triliun, seri PBS032 (reopening) sebesar Rp1,71 triliun.
Untuk seri PBS030 (reopening) sebesar Rp2,68 triliun, seri PBS029 (reopening) sebesar Rp1,14 triliun, seri PBS004 (reopening) sebesar Rp0,8 triliun dan seri PBS038 (reopening) sebesar Rp4,9 triliun.
Sesuai kewenangan yang diberikan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, Menteri Keuangan menetapkan hasil lelang untuk seri SPNS01042025 nominal yang dimenangkan sebesar Rp2,25 triliun dan SPNS07072025 sebesar Rp3,05 triliunm, seri PBS032 sebesar Rp0,7 triliun.
Sementara itu seri PBS030 sebesar Rp1 triliun, seri PBS029 sebesar Rp0,9 triliun, seri PBS004 sebesar Rp0,15 triliun dan terakhir seri PBS038 sebesar Rp1,95 triliun. ***
Related News
Kinerja Menggembirakan, Laba Maybank (BNII) Meningkat 21,2 Persen
Indef Nilai Margin Bunga Bersih Bank Turun Perkuat Akses KPR Subsidi
Pemerintah Miliki Utang ke Pupuk Indonesia, Naik Jadi Rp21 Triliun
Harga Pertamax Resmi Turun, Tapi Minimalis, Cek Daftarnya Terbarunya
Calon Gubernur BI Masih Digodok, Begini Syarat Wajib dari Prabowo
Soal Putusan The Fed, Indodax Nilai Respon Pasar Kripto Relatif Stabil





