EmitenNews.com - Goto Peopleverse Fund (GPF) terus mengalihkan saham Goto Gojek (GOTO) untuk karyawan, dan konsultan. Terbaru, GPF mendistribusikan 130.596.057 helai alias 130,59 juta eksemplar. 


Seperti biasa, transaksi dibantu oleh Stockbit Sekuritas Digital, dan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia. Dengan pelaksanaan transaksi tersebut, tabulasi saham di bawah genggaman GPF menjadi 84,78 miliar lembar alias setara dengan porsi kepemilikan 7,16 persen. 


Mengalami penyusutan 0,01 persen dari sebelum pelaksanaan transaksi sebanyak 84,91 miliar lembar atau setara 7,17 persen. Berdasar data per 5 Januari 2023, GPF telah mendistribusikan 779.578.033 helai alias 779,57 juta lembar. 


Menyusul pengalihan pada 5 Januari 2023 itu, timbunan saham GPF tersisa 95,05 miliar alias 8,03 persen. Menyusut 0,82 persen dari sebelum transaksi dengan donasi tidak kurang dari 95,83 miliar eksemplar atau setara dengan porsi kepemilikan 8,09 persen. 


Manajemen GoTo Gojek mengklaim tujuan transaksi untuk pengalihan saham kepada peserta program kepemilikan saham karyawan, dan konsultan dari GoTo Gojek. ”Itu sebagaimana  telah dijabarkan dalam prospektus IPO GoTo,” tulis R A Koesoemohadiani, Corporate Secretary GoTo Gojek Tokopedia.


Menyudahi perdagangan akhir pekan lalu, saham Goto Gojek mentas dari bawah Rp100, tepatnya menjadi Rp105. Itu setelah melejit 8 poin alias 8,25 persen dari penutupan hari sebelumnya Rp97 per lembar. Dengan skema harga itu, Goto Gojek memiliki kapitalisasi pasar Rp124,36 triliun. (*)