Likuiditas Perekonomian Tumbuh 9,7 Persen Pada Maret 2026
:
0
Bank Indonesia (BI) mencatat pada Maret 2026, M2 tumbuh sebesar 9,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Februari 2026 sebesar 8,7% (yoy)
EmitenNews.com - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Maret 2026 tumbuh lebih tinggi. Bank Indonesia (BI) mencatat pada Maret 2026, M2 tumbuh sebesar 9,7% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Februari 2026 sebesar 8,7% (yoy) sehingga mencapai Rp10.355,1 triliun.
Menurut Direktur Komunikasi BI, Anton Pitono, perkembangan tersebut didorong oleh pertumbuhan uang beredar sempit (M1) sebesar 14,4% (yoy) dan uang kuasi sebesar 5,2% (yoy).
"Perkembangan M2 pada Maret 2026 terutama dipengaruhi oleh tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat (Pempus) dan penyaluran kredit," paparnya.
Tagihan bersih kepada Pempus tumbuh sebesar 39,2% (yoy), meningkat dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026 sebesar 25,6% (yoy). Sementara itu, penyaluran kredit pada Maret 2026 tumbuh sebesar 8,9% (yoy), stabil dibandingkan pertumbuhan pada Februari 2026.(*)
Related News
Menuju 2027, AllianzGI Soroti Risiko Inflasi dan Peluang Investasi AI
Dugaan Emas 2,2 Kg Hilang, BJB Syariah Sebut Gadai Lunas Sejak 2013
Ekspor Industri Pengolahan Naik 8,93%, Sangga Neraca Dagang RI
Melandai, Inflasi Bulanan Oktober 2026 Tercatat 0,22 Persen
Harga Emas Rebound ke USD3.900, Antam Naik Rp5.000
Saham Teknologi Jepang Ikut Terseret Penurunan Intel





