Juli Terjadi Deflasi Sebesar 0,14 Persen
:
0
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumkan apda bulan Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,14% month to month (mtm) terhadap Juni 2026 yang terjadi inflasi 0,44%. (Foto: Tangkapan Layar YouTube BPS)
EmitenNews.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumkan apda bulan Juli 2026 terjadi deflasi sebesar 0,14% month to month (mtm) terhadap Juni 2026 yang terjadi inflasi 0,44%.
"Angka ini terjadi penurunan indeks harga konsumen (IHK) dari 111,89 pada Juni menjadi 111,73 pada Juli 2026," ungkap Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, di Jakarta, Senin (3/8).
Dengan demikian secara tahunan atau year on year (yoy) terjadi inflasi sebesar 2,88%, sedangkan year to date(ytd) terjadi inflasi sebesar 1,65%.
Menurut Ateng, pendorong terjadinya deflasi pada bulan Juli adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau, yakni sebesar -0,89%. Sedangkan kelompok yang menyubang inflasi terbesar pada kelompok transportasi sebesae 0,52% dengan andil 0,06% dan kelompok pendidikan yang menyumbang inflasi 0,55% dengan andil 0,03%. (*)
Related News
Kejar Aset Kewajiban BLBI, Pemerintah Siapkan Sejumlah Strategi
Rupiah Turun ke Rp17.884, Pasar Waspadai Hal Ini
Emas Dunia Rebound, Kok Emas Antam Turun?
Harga Minyak Turun, Bitcoin Jadi Buruan Investor
Suku Bunga AS Berpotensi Naik, Dolar Bertahan di Level 100,3
Harga Nikel-Batu Bara Naik, Angin Segar Emiten Minerba





