Liquidity Provider: Pahlawan Tak Terlihat yang Menyelamatkan Saham FCA
Logo bursa efek Indonesia. Foto/Rizki Emitennews
Dalam dunia pasar modal yang semakin kompleks, peran liquidity provider semakin terasa. Mereka mungkin tak selalu mendapatkan sorotan, namun tanpa mereka, pasar saham bisa kehilangan kestabilan yang dibutuhkan untuk berjalan dengan sehat. Sebagaimana FCA menunjukkan, meskipun saham dapat mengalami koreksi besar, tanpa penyedia likuiditas, harga saham bisa jatuh jauh lebih dalam, merugikan banyak investor.
Ke depan, pasar modal Indonesia perlu terus mengedepankan transparansi dan integritas. Dengan membangun pasar yang lebih efisien dan stabil, peran liquidity provider harus lebih dihargai. Pada akhirnya, pasar saham yang sehat bukan hanya tentang volatilitas dan hype, melainkan tentang bagaimana menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi semua pihak—dari perusahaan hingga investor. Di dunia yang semakin terhubung ini, pasar modal harus tetap menjadi tempat yang rasional dan bertanggung jawab, bukan sekadar arena spekulasi yang berisiko besar.
Related News
Eksodus OJK dan Pertaruhan Integritas: Harga Sebuah Kepercayaan
Seni Mengelola Risiko Transformasi SDM BUMN
Analisis Hukum dan Etika Kasus Kelas Investasi Cryptocurrency
Menakar Dampak MSCI Terhadap Pasar Modal Indonesia
Saham Rontok, BEI Minim Aksi: Relevankah Ajak Rakyat Nabung Saham?
Dua Dunia





