LKPP Ungkap Peluang Besar UMKM Ikut Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah
:
0
UMKM dok. iNews.
EmitenNews.com - Terbuka peluang besar untuk pelaku UMKM. Kepala Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi menyampaikan baru 34,5 persen pelaku UMKM yang masuk dan terlibat dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJP) hingga akhir 2022.
Dalam keterangannya yang dikutip Jumat (6/1/2023), usai bertemu Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hendrar Pribadi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo mengharapkan UMKM dapat terlibat penuh dalam PBJP, minimal 40 persen yang ditargetkan dapat terlibat. Namun saat ini realisasinya sampai akhir 2022 masih 34,5 persen yang terlibat.
Padahal, potensi transaksi belanja yang tercatat dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) tahun 2022 mencapai Rp400 triliun adalah belanja Produk Dalam Negeri (PDN). Hasil evaluasi LKPP akhir tahun 2022 mencatat dari Rp410 triliun ada 78 persen yang merupakan PDN.
“Peningkatan yang terhitung spektakuler adalah pada produk tayang di katalog elektronik yang tercatat mencapai 2,4 juta produk di akhir tahun 2022, setelah sebelumnya hanya sekitar 52.000 produk di awal tahun 2022," ungkapnya.
Pemerintah menargetkan jumlah produk yang tayang di katalog elektronik bisa naik menjadi 5 juta produk sampai akhir tahun 2023 dengan rencana menambahkan beberapa pekerjaan konstruksi.
Related News
Bisnis Layanan GUCD Perta Arun Gas Diminati Kapal LNG Global
Emas Dunia Turun Ke USD4.261, Antam Melorot Rp16.000 per Gram
Yield Obligasi AS Sentuh Level 2007, Pasar Antisipasi Suku Bunga Fed
Dolar Perkasa di 101,1, Tekan Rupiah dan Pasar Asia
Nikkei Melesat 500 Poin Ditopang Saham AI dan Dividen
AS-Iran Tegang, Fed Hawkish, Harga Emas ke Level Terendah 7 Minggu





