Lock Up Dibuka, Layakkah Saham Bukalapak (BUKA) Untuk Dikoleksi ?
:
0
EmitenNews.com - Harga saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) melesat 8,44 persen atau 26 poin pada perdagangan Senin, 228 Maret 2022. Saham BUKA pun berakhir di posisi Rp334 per saham. Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi pada penutupan perdagangan Jumat, 25 Maret 2022. Saham BUKA tercatat melemah hingga menyentuh titik auto rejection bawah (ARB) setelah amblas 22 poin atau 6,67% ke Rp308 per saham.
Pada perdagangan kemarin, tepantau ada transaksi negosiasi di saham BUKA dimana terpantau investor asing menjual bersih saham BUKA. Investor asing terpantau melakukan penjualan sedangkan investor domestik bertindak sebagai pembeli di saham BUKA sebanyak Rp 451,89 miliar.
Transaksi di pasar negosiasi kemarin sendiri terpantau amat ramai dimana 27,6 juta lot saham ditransaksikan di harga rata-rata Rp 321,1 sehingga total nilai transaksi di saham BUKA di pasar negosiasi hari ini mencapai Rp 887,5 miliar.
Nilai transaksi di pasar reguler mencapai Rp 334,64 miliar dan diperdagangkan sebanyak 38.335 kali dimana investor asing menjual bersih Rp 8 miliar di pasar reguler.
Peningkatan harga saham BUKA sehubungan dengan langkah perseroan membuka gembok bagi investor lama atau yang dalam hal ini pemilik saham Bukalapak sebelum penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





