Logindo (LEAD) Lego Aset Kapal ke Perusahaan Malaysia, Ini Alasannya
:
0
Potret kapal besutan Logindo (LEAD). Sumber: Logindo.co.id
EmitenNews.com - PT Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD), emiten jasa pelayaran dan pendukung industri migas lepas pantai, mengumumkan bahwa Perseroannya kini telah melego satu unit kapal miliknya dalam rangka efisiensi dan optimalisasi struktur keuangan perusahaan.
Corporate Secretary LEAD, Denny Haryanto, dalam keterangannya Selasa (27/5), menyampaikan bahwa kapal yang dijual adalah Logindo Destiny (eks Jaya Agility) kepada pihak Synergy Marine (M) SDN BHD dengan nilai transaksi sebesar US$6.150.000.
“Penjualan kapal ini merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk meningkatkan posisi kas, di mana hasil penjualan akan digunakan untuk pembayaran sebagian pinjaman,” ujar Denny.
Denny menegaskan bahwa transaksi ini bukan merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 dan tidak melibatkan pihak yang memiliki hubungan afiliasi dengan Perseroan. Seluruh proses dilakukan dengan prinsip kewajaran dan tata kelola yang baik.
Dengan aksi korporasi ini, LEAD harapnya dapat menghela nafas panjang bagi struktur keuangan perseroan dan membuka ruang strategis untuk fokus pada armada yang ada agar lebih produktif. Adapun, hal ini juga mendukung rencana jangka panjang perusahaan dalam pangsa pasar offshore oil & gas Indonesia yang tengah berkembang.
Sebagai informasi, harga saham LEAD pada penutupan perdagangan Selasa (27/5/2025) ditutup menguat 4% ke level Rp78.
PT Logindo Samudramakmur Tbk didirikan pada tahun 1995 dan telah berkembang menjadi salah satu operator utama dalam penyediaan kapal pendukung lepas pantai (offshore support vessel) di Indonesia. Perusahaan memulai usahanya dengan beberapa unit kapal tunda dan tongkang, dan sejak tahun 1997 memfokuskan aktivitasnya pada penyediaan jasa pendukung untuk operasi kelautan hulu migas. Logindo memperoleh kontrak kerja pertamanya dari Total E&P Indonesia, yang kini menjadi bagian dari Pertamina Hulu Mahakam.
Related News
Back to Back Boncos, TAMA Bungkus Defisit Rp127 Miliar
ARA 6 Hari Beruntun! Saham Kuda Hitam Isam (PACK) 2 Kali Disetop BEI
Eksekusi Tepat, Laba Usaha CYBR Meningkat 1.171 Persen
Aneh, GOTO Catat Inflow Asing Kala Dikeluarkan dari Indeks Utama MSCI
VTO ASII Berpotensi Pangkas Free Float AUTO, Ini Kata Analis
Olah 7,7 Juta Ton Batubara, Anak Usaha BUMI Bikin Metanol





